Bahaya Migrain yang Tak Boleh Dianggap Sepele
- 15 Apr 2026 15:43 WIB
- Palangkaraya
Poin Utama
- migrain
- sakit Kepala sebelah
RRI.CO.ID. Palangka Raya- Migrain masih sering dianggap sebagai sakit kepala biasa oleh masyarakat. Namun, tidak sedikit dokter menegaskan bahwa kondisi ini dapat membawa dampak serius jika tidak ditangani dengan tepat.
Dokter spesialis saraf menjelaskan bahwa migrain adalah gangguan neurologis yang ditandai dengan nyeri berdenyut di satu sisi kepala, serta sensitivitas terhadap cahaya dan suara. Serangan migrain dapat berlangsung selama beberapa jam hingga berhari-hari dan mengganggu aktivitas penderitanya.
Menurut para dokter, migrain yang terjadi berulang kali bisa berkembang menjadi kondisi kronis dan meningkatkan risiko berbagai penyakit lain.
Salah satu risiko yang paling dikhawatirkan adalah stroke, terutama pada penderita migrain dengan sensitifitas penglihatan seperti kilatan cahaya.
Selain itu, dokter juga mengingatkan adanya hubungan antara migrain dengan serangan jantung akibat gangguan pada pembuluh darah, gangguan mental seperti depresi dan kecemasan serta dapat mengurani kualitas tidur.
Secara medis, dokter menjelaskan bahwa migrain terjadi karena gangguan aktivitas saraf dan perubahan aliran darah di otak. Saat serangan terjadi, saraf menjadi lebih sensitif sehingga memicu rasa nyeri hebat.
Beberapa faktor pemicu migrain yang sering disebut dokter antara lain Stres berlebihan, kurang tidur, perubahan hormon, konsumsi makanan tertentu yang berlebih, dan paparan cahaya atau suara berlebihan.
Dokter menyarankan agar masyarakat segera memeriksakan diri jika mengalami sakit kepala hebat yang datang tiba-tiba, migrain yang semakin sering kambuh, nyeri disertai gangguan penglihatan atau mati rasa, dan migrain yang tidak membaik dengan obat biasa.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa migrain bukan sekadar rasa sakit sementara. Studi dalam bidang neurologi menemukan bahwa sekitar 90% penderita migrain mengalami penurunan kualitas hidup, termasuk gangguan kerja, fungsi kognitif, dan kondisi emosional.
Pentingnya penanganan dini, migrain tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, tetapi dapat dikendalikan dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Migrain bukan sekadar sakit kepala biasa. Kondisi ini dapat berdampak besar pada kesehatan jika diabaikan. Oleh karena itu, mengenali gejala dan segera mendapatkan penanganan medis menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....