Pengelolaan Sampah Organik, Bantu Atasi Pemanasan Global

  • 29 Mar 2026 17:25 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Isu pemanasan global menjadi tanda bahwa kondisi planet Bumi sedang mengalami gangguan yang serius. Masyarakat pun dituntut untuk lebih peduli terhadap aktivitas sehari-hari agar tidak memperparah peningkatan suhu bumi.

Kasubag TU UPTD Pengelolaan Sampah Terpadu, Maria Edi Jatiwirawati, mengatakan salah satu langkah sederhana untuk membantu mengurangi pemanasan global adalah dengan mengolah sampah organik. Sampah jenis ini dapat dimanfaatkan menjadi kompos melalui teknologi sederhana seperti biopori.

"Ada cara mudah untuk mengelola sampah organik dari rumah, kita bisa membuat lubang biopori. Jadi kita tinggal menggali lubang, kita kasih paralon, sampah-sampah nanti bisa kita langsung masukkan ke dalam lubang biopori ini, maka senyawa bakteri akan mengurai sampah dan dijadikan pupuk kompos,"katanya, saat mengisi program Apresiasi Budaya di Pro 4 RRI Palangka Raya, Senin, 16 Maret 2026.

Maria menambahkan, selain biopori, sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayur juga dapat diolah menjadi cairan eco enzyme. Cairan ini memiliki banyak manfaat, mulai dari pembersih lantai, disinfektan, pembasmi serangga, hingga pupuk organik untuk tanaman.

"Dari sampah organik yang masih segar, kulit buah atau sayur, kita bisa bikin larutan cairan yang luar biasa manfaatnya eco enzyme itu luar biasa manfaatnya," katanya.

Pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga dinilai efektif dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke lingkungan. Selain itu, cara ini juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat secara berkelanjutan.

Upaya sederhana seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah. Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, dampak positif bagi lingkungan akan semakin terasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....