Waspada Rubella, Cegah sejak Masa Kehamilan Ibu

  • 29 Mar 2026 12:14 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pencegahan infeksi virus rubella tidak hanya dilakukan pada bayi yang sudah lahir, tetapi perlu diantisipasi sejak masa kehamilan. Ibu hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan TORCH untuk mendeteksi potensi infeksi, termasuk virus rubella.

Dokter Spesialis Mata Palangka Raya, dr. Grace Farinthska N. Sulaeman, SpM, mengatakan infeksi virus rubella sering kali menyebabkan komplikasi kesehatan pada bayi baru lahir. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah katarak pada mata jika ibu terinfeksi rubella saat hamil dan menularkannya ke janin.

"Rubella ini yang paling sering membuat komplikasi pada bayi-bayi yang baru lahir. Sering kali infeksi yang ditularkan dari ibu ke bayi itu menyebabkan katarak ketika bayinya lahir," katanya, saat mengisi program Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Palangka Raya, Jumat, 13 Maret 2026.

Dokter Grace menambahkan, selain katarak, infeksi virus rubella juga dapat memicu gangguan kesehatan lain pada bayi. Di antaranya gangguan pendengaran hingga cerebral palsy yang dapat terjadi secara bersamaan sebagai satu kesatuan sindrom.

"Jadi ada satu sindrom jadi satu kesatuan; katarak kongenital, gangguan pendengaran, sekaligus cerebral palsy. Kalau cerebral palsy seluruh tumbuh kembangnya terganggu. Jadi dia enggak bisa jalan, enggak bisa memahami kata-kata, artinya kognitifnya terganggu," katanya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak infeksi rubella tidak hanya menyerang satu organ, tetapi dapat memengaruhi berbagai aspek perkembangan anak. Gangguan ini berpotensi menyebabkan keterlambatan tumbuh kembang yang signifikan sejak lahir.

Karena itu, deteksi dini dan pencegahan menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan ibu dan bayi. Pemeriksaan rutin selama kehamilan serta kesadaran akan risiko infeksi diharapkan dapat menekan angka komplikasi akibat rubella.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....