Sisa Makanan Sebabkan Penumpukan Plak dan Bau Mulut
- 15 Feb 2026 11:05 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Membersihkan gigi dan mulut menjadi kebiasaan penting yang harus dilakukan setiap hari, termasuk saat menjalankan ibadah puasa. Kebersihan rongga mulut yang terjaga dapat mencegah berbagai masalah, salah satunya bau mulut yang kerap mengganggu rasa percaya diri.
Dokter Gigi Rumah Sakit Permata Hati Palangka Raya, Jael Segah Mahamiano Ludjen, saat mengisi program Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Palangka Raya, mengatakan jika
tidak rajin membersihkan gigi dan mulut, sisa makanan di sela-sela gigi bisa membusuk dan menyebabkan bau mulut. Sisa makanan tersebut dapat menempel di sela gigi, langit-langit mulut, hingga permukaan lidah.
"Nah itu jika tidak dibersihkan dengan benar, sisa makanan ini bisa membusuk. Nah kalau istilahnya, bisa dibilang seperti sampah anggapannya, nah itu juga bisa menjadi menimbulkan bau juga," katanya.
Ia menambahkan, bukan hanya itu, sisa makanan yang tertinggal juga dapat menumpuk dan membentuk plak atau karang gigi. Kondisi ini semakin meningkatkan risiko munculnya bau mulut dan gangguan kesehatan gusi.
"Jadi saat ada tumpukan plak itu nanti akan mengeras karang giginya itu, biasanya berwarna kuning kehitaman. Entah itu yang bagian atas atau yang bawa, nah itu juga bisa
jadi penyebab dari bau mulut," ujarnya.
Karang gigi umumnya terlihat di bagian belakang gigi depan, baik pada rahang atas maupun bawah. Jika tidak segera dibersihkan, karang gigi dapat memicu peradangan pada gusi dan membuat kondisi bau mulut semakin parah.
Karena itu, menjaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi secara rutin dan membersihkan sela-sela gigi sangat dianjurkan. Dengan perawatan yang tepat, kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga sehingga aktivitas sehari-hari, termasuk saat berpuasa, dapat dijalani dengan lebih nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....