Mensyukuri Nikmat Waktu Luang dan Kesehatan Tubuh

  • 03 Feb 2026 20:19 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Mensyukuri nikmat merupakan kewajiban bagi umat Islam sebagai wujud terima kasih kepada Tuhan Sang Pencipta. Setiap karunia yang diberikan, sekecil apa pun, harus dijaga dan dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

Ustadz Ahmad Hanafi, saat mengisi program Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Palangka Raya, menyayangkan banyak manusia lupa dan lalai terhadap berbagai nikmat kebaikan dari Tuhan, salah satunya waktu luang. Waktu luang di satu sisi merupakan anugerah, namun jika tidak disikapi secara bijak justru akan berakhir sia-sia.

"Waktu luang itu ketika kita terlalu banyak santai, waktunya kosong. Itu nikmat yang kadang kita tertipu," katanya, Selasa, 3 Februari 2026.

Selain waktu luang, Ustadz Ahmad Hanafi menambahkan bahwa kesehatan juga termasuk nikmat yang sering dilupakan manusia. Padahal kesehatan merupakan rezeki besar dari Tuhan yang menuntut manusia untuk menjaga tubuhnya dengan baik.

"Jadi kesehatan itu bukan nikmat kecil. Levelnya bukan kecil namun besar, tapi kadang kita lalai atau sering menyia-nyiakannya. Allah juga menegaskan dalam tubuh kita adalah amanah, bukan milik kita, jasad ini juga titipan bagi manusia," katanya.

Ia menegaskan bahwa tubuh manusia adalah amanah yang tidak boleh dibiarkan berada pada keburukan. Oleh karena itu, setiap individu memiliki kewajiban menjaga tubuh dari hal-hal yang dapat merusak kesehatan.

Bukan hanya tanggung jawab pribadi, menjaga kesehatan juga perlu diterapkan dalam keluarga. Membiarkan keluarga hidup dengan pola makan buruk, gizi tidak seimbang, dan gaya hidup tidak sehat bukan sekadar kelalaian, melainkan bentuk pengabaian amanah dalam ajaran Islam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....