Halusinasi dan Delusi, Gangguan Mental yang Perlu Diwaspadai
- 06 Jan 2026 07:56 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Halusinasi dan delusi merupakan dua bentuk gangguan kesehatan mental yang mempengaruhi persepsi dan pola pikir seseorang terhadap realitas.
Halusinasi ditandai dengan munculnya pengalaman indra yang tidak nyata, seperti mendengar suara, melihat bayangan, atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi.
Sementara itu, delusi merupakan keyakinan yang keliru namun diyakini kuat oleh penderitanya, meskipun tidak sesuai dengan fakta atau kenyataan.
Menurut tenaga kesehatan jiwa, kondisi ini sering ditemukan pada penderita skizofrenia, gangguan bipolar, dan depresi berat. Selain itu, faktor pemicu lain seperti stres berkepanjangan, tekanan psikologis, kurang tidur, serta penyalahgunaan alkohol dan narkotika juga dapat memperparah munculnya halusinasi dan delusi.
Gangguan ini tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis, tetapi juga dapat memengaruhi perilaku, hubungan sosial, dan kemampuan penderita dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Dalam beberapa kasus, penderita dapat mengalami ketakutan berlebihan, menarik diri dari lingkungan, hingga berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih peduli dan peka terhadap perubahan perilaku di sekitar, seperti berbicara sendiri, curiga berlebihan tanpa alasan jelas, atau meyakini sesuatu yang tidak masuk akal.
Pendekatan yang manusiawi, empati, dan tanpa stigma dinilai sangat penting sebagai langkah awal sebelum mengarahkan penderita untuk mendapatkan bantuan profesional di fasilitas kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....