Mengenal Istilah Dismenore pada Menstruasi

  • 17 Jan 2025 16:08 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Apakah Anda sering mengalami kram atau nyeri pada perut ketika menstruasi? Kondisi tersebut adalah dismenore, yang merupakan istilah medis dan dapat bersifat ringan atau parah.

Nyeri haid atau kram perut yang terjadi saat menstruasi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Pasalnya, saat itu terjadi pengeluaran darah dan sel sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim perempuan secara periodik.

Selain nyeri pada perut, perempuan yang sedang mengalami haid biasanya juga secara emosional tidak stabil. Bahkan, gejala-gejala seperti pegal pada bagian paha, sakit pada daerah payudara, lelah, mudah tersinggung, kehilangan keseimbangan, ceroboh dan gangguan tidur turut dialami kala datang bulan.

Dilansir dari laman yankes.kemkes.go.id, pada Jumat (17/1/2024), untuk membedakan dismenorea dengan nyeri perut lainnya adalah letak nyeri pada daerah perut bagian bawah sampai kepanggul.

Hal ini disebabkan karena di saat menstruasi, terjadi produksi zat kimia yang bernama prostaglandin yang dinyatakan dapat meningkatkan nyeri haid atau ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah.

Selain kram di bagian bawah perut, biasanya nyeri dismenorea mulai timbul sesaat sebelum atau selama menstruasi, dan mencapai puncaknya dalam waktu 24 jam kemudian setelah 2 (dua) hari akan menghilang. Gejala-gejala lain yang menyertai adalah tingkah laku seperti kegelisahan, depresi, kelelahan, lemah, mengidam makanan dan kadang-kadang perubahan suasana hati yang sangat cepat.

Tak jarang, keluhan fisik seperti perut kembung atau sakit, sakit kepala, sakit sendi, sakit punggung, mual, muntah, diare atau sembelit, dan masalah kulit seperti jerawat (acne) juga terjadi. Hal ini menyebabkan seseorang dengan dismenore dianjurkan mengonsumsi obat anti-nyeri.

Pengobatan nyeri haid (dismenorea) dilakukan dengan memberikan obat anti-nyeri yang bekerja dengan cara menekan sintesis prostaglandin atau obat-obat golongan analgetik seperti aspirin, asam mefenamat, parasetamol, kofein, dan feminax. Nyeri haid juga dapat diatasi dengan minum ramuan tradisional yang disebut jamu, salah satunya yaitu kunyit asam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....