Nyeri Leher Setelah Bangun Tidur, Salah Bantal?

  • 07 Des 2024 23:14 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Siapapun mungkin pernah mengalami keluhan leher terasa nyeri dan kaku, bahkan bisa menjalar sampai ke bagian bahu. Orang umumnya menyebut keluhan ini dengan "salah bantal" ataupun "tenggeng".

Meski keluhan salah bantal bisa sembuh setelah beberapa hari, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas. Hal ini dikarenakan, leher akan terasa sakit jika digerakkan.

Bahkan, jangkauan gerak pun berkurang karena jadi tidak bisa menengok ke kanan atau kiri. Melansir dari Kompas.com, nyeri pada leher akibat salah bantal biasanya terjadi karena gangguan pada otot saja.

Menurut Ade Sri Wahyuni, dokter spesialis rehabilitasi medik, "salah bantal" atau muscle strain terjadi karena posisi tidur yang tidak nyaman untuk mencegahnya, Ade menyarankan pentingnya melakukan peregangan secara berkala.

"Kegiatan olahraga ataupun stretching berperan sampai 70 persen dalam menjaga kekuatan otot," ujarnya.

Untuk mengatasi keluhan nyeri leher, lakukan pemanasan untuk melemaskan otot-otot yang tertarik. Selain itu, lakukan peregangan secara teratur.

"Saat tidur, sebaiknya jangan gunakan bantal yang terlalu tinggi. Bantal juga seharusnya jangan hanya menyangga kepala, tetapi juga bagian bahu," katanya.

Biasanya, salah bantal terjadi ketika kelelahan atau kurang tepat dalam menggunakan otot. Otot tegang atau tertarik bisa terjadi pada semua bagian tubuh, tetapi area leher, bahu dan punggung bagian bawah menjadi paling sering terserang gangguan ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....