Segudang Manfaat Baby Oil untuk Orang Dewasa

  • 03 Okt 2024 17:23 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Minyak bayi atau yang biasa disebut baby oil telah beredar di pasaran selama lebih dari 100 tahun. Minyak ini menjadi kebutuhan pokok para orang tua yang baru memiliki buah hati.

Dilansir dari healthline.com, pada Rabu (2/10/2024), baby oil yang dioleskan ke kulit bayi sebelum dipijat dapat membantu meredakan kulit bayi yang kering. Apalagi jika dioleskan saat kulit sedang lembap, seperti setelah mandi.

Baby oil bekerja dengan membentuk lapisan yang dapat menyerap udara di atas kulit. Lapisan ini mengunci kelembapan yang sudah ada di permukaan kulit.

Manfaat seperti disebutkan di atas membuat orang dewasa juga menggunakan baby oil untuk mengatasi kulit kering. Bukan cuma mengatasi permasalahan kulit, orang-orang juga menggunakan minyak bayi pada rambut serta sebagai pelumas tambahan pada saat berhubungan seksual dan pada kondisi organ kewanitaan yang kering.

Lebih jauh, berikut ini hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang kegunaan dan manfaat baby oil.

Aman untuk wajah
Minyak bayi diformulasikan agar bersifat hipoalergenik, bebas paraben, ftalat, dan pewarna. Ini berarti baby oil aman untuk dioleskan ke kulit tanpa takut menimbulkan reaksi alergi.

Penelitian ilmiah tentang pengaruh minyak bayi terhadap kulit sebetulnya masih terbatas, dan hampir tidak ada penelitian tentang pengaruhnya terhadap wajah. Berdasarkan penelitian yang ada, minyak bayi aman untuk kulit Anda, termasuk kulit wajah.

Melembabkan wajah
Baby oil bersifat nonkomedogenik, yang berarti tidak akan menyumbat pori-pori kulit Anda. Jadi, jika Anda memiliki jenis kulit kering-normal, Anda dapat menggunakan minyak bayi untuk melembapkan wajah Anda.

Dalam sebuah studi tahun 1993, para ilmuwan menguji empat bahan pelembap yang berbeda untuk melihat bagaimana bahan-bahan tersebut memengaruhi kulit orang. Salah satunya adalah minyak mineral, bahan utama dalam baby oil.

Dibandingkan dengan etanol, gliserin, dan air, air dan baby oil tampaknya memiliki efek pelembap terbesar dari semua bahan, saat dioleskan ke kulit. Para ilmuwan menemukan bahwa minyak mineral membantu mengencangkan kulit, sehingga memberikan tampilan yang lebih terhidrasi.

Menghilangkan bekas guratan
Tidak ada penelitian langsung yang menunjukkan bahwa minyak bayi dapat mengurangi tampilan bekas luka di wajah serta stretch mark di tubuh. Namun, penelitian tahun 1993 sumber terpercaya menemukan baby oil merupakan pelembap yang efektif.

Sebagian besar bekas luka dan stretch mark biasanya membentuk garis yang tertekan ke dalam kulit. Mengoleskan minyak bayi dapat membuat kulit di area ini lebih berisi, sehingga mengurangi tampilan bekas luka dan stretch mark secara keseluruhan.

Sebuah penelitian tahun 1975 juga menemukan bahwa efek baby oil hilang dalam waktu 48 jam setelah pengaplikasian. Jadi, agar kulit tetap tampak lembap dan berisi, pengaplikasian ulang diperlukan.

Meredakan peradangan
Para peneliti telah menemukan beberapa bukti bahwa baby oil dapat membantu meredakan ketidaknyamanan pada kulit. Termasuk yang terkait dengan kulit kering dan kondisi seperti psoriasis (penyakit autoimun yang terjadi karena ada peradangan pada kulit)

Healthline.com, pada Rabu (2/10/2024) mencatat sebuah studi tahun 2012, orang-orang yang menjalani hemodialisis atau cuci darah, menggunakan baby oil untuk membantu mengurangi rasa gatal. Pasien cuci darah biasanya melakukan pijatan pada bagian tubuh yang gatal setidaknya selama 15 menit per hari selama 3 minggu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....