Kenali Fitur Screen Time atau Digital Wellbeing di Smartphone
- 31 Jul 2026 13:58 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Tanpa disadari, berapa jam waktu yang Anda habiskan setiap hari hanya untuk menatap layar smartphone? Dari sekadar membalas pesan, bekerja, hingga keasyikan scrolling media sosial, gadget kini kerap menyedot perhatian penggunanya secara berlebihan.
Untuk mengatasi kebiasaan ini, para pengembang teknologi sudah menyematkan fitur pembatas waktu bawaan. Pada perangkat Android, fitur ini dikenal dengan nama Digital Wellbeing, sementara pengguna iPhone mengenalnya sebagai Screen Time.
Kedua fitur canggih ini berfungsi merekam dan memetakan pola penggunaan HP secara terperinci. Mulai dari total durasi layar menyala (screen-on time), daftar aplikasi yang paling rakus waktu, hingga frekuensi notifikasi yang masuk setiap harinya.
Tak sekadar memberi laporan, Digital Wellbeing dan Screen Time juga dibekali fitur app timer untuk membatasi durasi pemakaian aplikasi tertentu. Jika batas waktu harian yang ditentukan sudah habis, aplikasi akan otomatis terkunci. Tersedia pula fitur Bedtime Mode atau Focus Mode untuk membendung serbuan notifikasi di jam-jam istirahat.
Efektivitas pemantauan screen time ini sejalan dengan temuan riset ilmiah dari Journal of Medical Internet Research (2019). Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa melacak dan membatasi screen time harian secara mandiri mampu menekan tingkat doomscrolling, mengurangi kecemasan (FOMO), serta meningkatkan kualitas tidur hingga 35%. Pembatasan waktu layar terbukti membantu otak memulihkan kapasitas perhatian dan daya ingat jangka pendek.
Dikuatkan pula oleh studi dari Computers in Human Behavior (2021) mengenai kesadaran digital (digital awareness), penggunaan fitur Digital Wellbeing secara konsisten memicu perilaku reflektif yang mengurangi ketergantungan impulsif pada smartphone. Pengguna yang aktif mengontrol durasi layarnya mencatatkan peningkatan produktivitas harian dan hubungan sosial dunia nyata yang jauh lebih sehat.
Oleh karena itu, memanfaatkan Screen Time maupun Digital Wellbeing bukan berarti anti-teknologi, melainkan langkah bijak dalam mengambil alih kendali atas waktu dan kesehatan mental Anda di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....