Perusahaan Korea Selatan Investasi 21,8 Triliun Suku Cadang Mobil
- 15 Jan 2025 13:52 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Seiring pesatnya pembangunan dan pertumbuhan penduduk di kota Palangka Raya, membuat perusahaan asal Korea Selatan gencar menanamkan modalnya, terbaru di bidang penjualan roda empat merk terbaru dari hyundai dikenalkan kepada masyarakat luas.
Branch Manager Hyundai Area Palangka Raya Effendi mengungkapkan, untuk mendukung mobilitas masyarakat dalam berbagai bidang, maka peluncuran mobil baru dengan nama creta di produksi secara massal, ini tujuannya untuk mempermudah aktivitas masyarakat, dan keberadaannya dinilai tepat bagi masyarakat yang memiliki hobi mengkoleksi mobil mewah dengan fitur lengkap.
Selain itu, sebagai upaya membantu Pemerintah Pusat, dalam rangka meningkatkan pemasukan devisa negara, maka perusahaan asal Korea Selatan telah menginvestasikan modalnya sebanyak 21,8 triliun lebih, ini dilakukan untuk penyediaan suku cadang mobil hyundai.
"Dengan investasi yang kami lakukan, maka masyarakat akan mudah mencari onderdil mobil manakala terjadi kerusakan, bahkan perusahaan dari Korsel tempat produksi mobil tersebut telah melengkapi sistem pengamanan dari potensi kecelakaan dan pencurian melalui aplikasi khusus, jadi meskipun berada di luar negeri, konsumen dapat memanaskan mesin, bukan itu saja apabila terjadi kecelakaan fatal dan kerusakan mencapai 50 persen, akan diganti mobil baru," ujarnya, Rabu (15/1/2025).
Sementara itu, salah satu perusahaan pembiayaan di Palangka Raya Dedy menyambut baik, perusahaan asal Korea Selatan melebarkan sayapnya berinvestasi di bidang penjualan mobil, terlebih keberadaan roda empat saat ini sebagai sarana menunjang pekerjaan masyarakat dan membantu mobilitas instansi pemerintahan, apalagi saat ini pengadaan alat transportasi mulai diminati sejumlah perkantoran dan perusahaan besar swasta.
"Kami berharap, perusahaan asing yang bergerak di dunia otomotif, terus berinovasi guna membantu masyarakat menengah ke atas, kalau perlu ke depan dikembangkan industri mobil yang bisa menjangkau kantong masyarakat menengah ke bawah, agar pemerataan kepemilikan roda empat dapat terwujud," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....