Pemprov Kalteng Terima Kunjungan Parlemen Inggris

  • 02 Apr 2026 19:31 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan silaturahmi anggota parlemen Inggris. Kegiatan berlangsung di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Rabu, 1 April 2026.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan bilateral. Selain itu, pertemuan juga membuka peluang kerja sama di berbagai sektor.

Acara dihadiri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, dan Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden. Rombongan parlemen Inggris dipimpin Barry Strachan Gardiner bersama istri dan enam anggota delegasi lainnya.

Turut hadir unsur Forkopimda Kalteng, Wali Kota Palangka Raya, serta jajaran Yayasan BOS yang dipimpin Jamartin Sihite. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan pentingnya pertemuan lintas negara tersebut.

Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ramah tamah, tetapi juga mempererat persahabatan antarbangsa.

Menurutnya, hubungan yang terjalin diharapkan semakin memperkuat kerja sama di masa mendatang. Ia juga menekankan pentingnya saling mengenal untuk membangun kedekatan yang berkelanjutan.

Gubernur menambahkan Kalimantan Tengah memiliki peran strategis sebagai paru-paru dunia. Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus diperkuat sejalan dengan pembangunan berkelanjutan.

“Kalimantan Tengah ada di garda terdepan dalam upaya tersebut sebagai bagian dari paru-paru dunia,” ucap Gubernur.

Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

Penjabat Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menjelaskan kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama. Yakni mempererat hubungan internasional, memperkenalkan potensi daerah, dan membuka peluang kolaborasi strategis.

“Kalimantan Tengah memiliki salah satu ekosistem gambut terbesar di Indonesia yang penting dalam penyimpanan karbon global, sehingga Kalimantan Tengah mempunyai peran strategis dalam upaya global menghadapi perubahan iklim dan menjaga keanekaragaman hayati,” ucapnya.

Selain itu, rombongan parlemen Inggris telah berada di Kalteng sejak 28 Maret 2026. Kunjungan tersebut untuk mempelajari program Yayasan BOS terkait konservasi orangutan dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua rombongan parlemen Inggris Barry Strachan Gardiner mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan. Ia juga mengapresiasi kekayaan budaya yang dimiliki Kalimantan Tengah.

Menurutnya, terdapat kesamaan tantangan antara Inggris dan Kalteng dalam pengelolaan lahan gambut. Hal ini membuka peluang kerja sama dalam upaya pelestarian lingkungan.

Ia turut mengapresiasi komitmen Pemprov Kalteng dan Yayasan BOS dalam menjaga hutan dan habitat orangutan. Upaya tersebut dinilai membutuhkan kerja sama semua pihak.

“Kami sungguh terkesan terhadap cinta, kepedulian dan upaya besar yang Anda lakukan sebagai sebuah komunitas, dan semua komunitas yang bekerja bersama BOS, mengupayakan regenerasi hutan dan gambut,” katanya.

Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cinderamata dan sesi foto bersama. Momen ini menjadi simbol eratnya hubungan yang terjalin antara kedua pihak.

Pemerintah Provinsi Kalteng berharap kunjungan ini menjadi awal kolaborasi nyata. Kerja sama tersebut diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat kedua negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....