Wamenhaj Pertebal Layanan Kesehatan di Makkah

  • 30 Mar 2026 13:02 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Untuk memastikan kenyamanan jemaah haji Indonesia, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyisir kesiapan fasilitas medis di Makkah, Arab Saudi. Ia menyambangi Saudi German Hospital yang diproyeksikan menjadi mitra bagi Pusat Kesehatan Haji dan tim medis lapangan.

Dahnil mengatakan, persoalan kesehatan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan haji, terutama bagi jemaah kategori lanjut usia. Ia mencatat sekitar 25 persen jemaah merupakan lansia, sementara 177 ribu lainnya masuk dalam kelompok risiko tinggi.

Sebagai langkah konkret, pemerintah akan memaksimalkan keberadaan klinik satelit dan menghadirkan mobile clinic guna memperkuat pelayanan. "Kami akan memaksimalkan klinik satelit dan mobile clinic di Armuzna untuk melayani serta mengawasi kesehatan jemaah secara lebih optimal," katanya, Senin 30 Maret 2026.

Optimalisasi layanan juga menyasar infrastruktur domestik, melalui penyediaan klinik permanen di asrama haji. Fasilitas tersebut dirancang beroperasi sepanjang tahun guna melayani jemaah haji maupun umrah secara berkelanjutan.

Penguatan serupa dilakukan pada Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Arab Saudi untuk menjamin koordinasi medis yang lebih cekatan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah dalam menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

“Ke depan, asrama haji akan dilengkapi klinik permanen agar pelayanan kesehatan bisa berjalan sepanjang tahun. Baik untuk haji maupun umrah,” ucapnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....