Disdik Palangka Raya Siapkan Alternatif PJJ di Tengah Kabut Asap
- 06 Okt 2026 21:28 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya tengah menyiapkan alternatif pelaksanaan pembelajaran selain Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), menyusul keluhan berbagai pihak terkait dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, menyampaikan bahwa saat ini dinas teknis akan terlebih dahulu merangkum berbagai persoalan yang disampaikan sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk kemudian dikoordinasikan sebelum diterapkan sebagai solusi. Jayani menyebutkan, salah satu pertimbangan utama dalam mencari alternatif PJJ adalah besarnya peran orang tua dalam mendampingi anak selama proses pembelajaran dari rumah.
Kondisi tersebut dinilai tidak mudah bagi seluruh keluarga, sehingga diperlukan pilihan pembelajaran yang tetap memperhatikan keselamatan siswa sekaligus menjaga kualitas pendidikan. "Salah satu alternatif yang tengah dikaji adalah membuka kembali pembelajaran tatap muka secara terbatas di sekolah yang mampu memenuhi standar perlindungan dari paparan asap. Sekolah diharapkan dapat menyediakan ruang belajar yang lebih terlindungi, antara lain dengan mengurangi masuknya asap melalui ventilasi serta menggunakan kain basah pada bagian tertentu yang memungkinkan udara dari luar masuk," katanya, usai sidang paripurna ke-7 di Gedung DPRD Kota Palangka Raya, Senin, 5 Oktober 2026.
Dijelaskan Jayani untuk penerapan skema tersebut masih menghadapi kendala karena tidak seluruh sekolah memiliki fasilitas yang memadai. Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya telah mengidentifikasi kondisi sejumlah sekolah dasar, termasuk ventilasi dan jendela yang menggunakan kawat, sehingga diperlukan penyesuaian dan perlengkapan tambahan agar ruang belajar lebih aman dari paparan asap.
Lebih lanjut, ungkap Jayani, selain kesiapan sekolah, penggunaan masker oleh siswa selama perjalanan dari rumah menuju sekolah juga menjadi perhatian. Karena itu, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya masih menggodok skema tersebut dengan mempertimbangkan kesiapan sekolah dan orang tua. Sejumlah sekolah swasta juga disebut telah menyambut peluang penerapan alternatif pembelajaran tatap muka dengan persyaratan tertentu.
Sementara itu, untuk menjaga kualitas PJJ, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya telah memberikan pembekalan kepada kepala sekolah dan guru bidang kurikulum mengenai metode pembelajaran jarak jauh yang efektif. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan PJJ tidak menurunkan kualitas pembelajaran dan mencegah terjadinya kembali persoalan ketertinggalan kemampuan belajar siswa seperti yang pernah terjadi pada masa pandemi COVID-19.
Menanggapi adanya keluhan PJJ yang kurang efektif bagi pembelajaran siswa sekolah di Kota Palangka Raya, Wali Kota Fairid Naprin mengatakan Pemko akan berkordinasi dengan instansi terkait yakni Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya untuk memastikan akan menindaklanjuti berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat terkait pelaksanaan pembelajaran. "Laporan mengenai permasalahan tersebut telah diterima dan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk mencari langkah penanganan yang tepat,” ucapnya.
Wali Kota Palangka Raya berharap Dinas Pendidikan dapat berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk merangkum berbagai persoalan yang muncul. Hasil koordinasi akan dibahas dan direncanakan sebelum diimplementasikan sebagai solusi, sehingga keluhan masyarakat dapat ditangani sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....