Disperkimtan Palangka Raya Perbaiki Jalan Rusak di Permukiman

  • 06 Okt 2026 20:37 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan permukiman guna mendukung kenyamanan serta aktivitas masyarakat. Salah satu kawasan yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah wilayah Jalan G. Obos 12 dan sekitarnya.

Sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut mulai ditingkatkan melalui pengaspalan. Langkah ini merupakan bagian dari program prioritas Pemko Palangka Raya dalam memperbarui kualitas jalan lingkungan dan permukiman warga.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Palangka Raya, Sumarsono, menyampaikan bahwa pembenahan infrastruktur permukiman merupakan komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah.

“Ini merupakan program Wali Kota Palangka Raya untuk meningkatkan dan memperbaiki infrastruktur lingkungan perumahan serta permukiman. Tahun ini, kami menganggarkan penanganan sejumlah ruas jalan di kawasan Jalan G. Obos 12 dan sekitarnya,” ujar Sumarsono, Minggu, 4 Oktober 2026.

Sumarsono menjelaskan, pengerjaan tidak sekadar menggunakan aspal biasa, melainkan memakai material Hot Rolled Sheet (HRS) guna memastikan kualitas dan ketahanan permukaan jalan yang lebih optimal.

Pada tahun anggaran 2026, terdapat sekitar 10 ruas jalan di kawasan tersebut yang masuk dalam target pengerjaan. Secara keseluruhan, total panjang jalan yang ditangani mencapai kurang lebih tiga kilometer dengan alokasi anggaran sekitar Rp3,7 miliar. “Mudah-mudahan pekerjaan ini dapat diselesaikan pada bulan ini,” ujarnya.

Disebutkannya, pemerintah kota juga telah menyusun perencanaan lanjutan untuk penanganan ruas jalan lainnya pada tahun mendatang. Perencanaan tersebut sudah digarap sejak 2025, sementara eksekusi fisiknya dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Tidak hanya fokus pada akses jalan, Pemko Palangka Raya turut memberi perhatian serius terhadap pembangunan dan perbaikan saluran drainase di kawasan permukiman. Hal ini dilakukan untuk menciptakan sistem lingkungan yang sehat sekaligus meminimalisasi potensi genangan air saat curah hujan tinggi.

“Selain jalan, tahun depan kami merencanakan penanganan saluran drainase di beberapa titik. Jadi, peningkatan infrastruktur ini dilakukan secara menyeluruh,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....