Wali Kota Palangka Raya Kerahkan Kepala OPD Bantu Padamkan Karhutla
- 20 Sep 2026 22:22 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini menyusul peninjauan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, terhadap penggunaan cairan pembasah di Jalan Manduhara, Jumat, 18 September 2026.
Usai peninjauan tersebut, Fairid Naparin, mengumpulkan seluruh kepala perangkat daerah (PD) di Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya. Pertemuan itu membahas dukungan personel, kendaraan, serta sarana dan prasarana untuk memperluas kegiatan pembasahan, terutama pada lahan rawan terbakar di wilayah dalam kota.
“Sebagai tindak lanjut dari hasil peninjauan tadi siang, sore ini saya mengumpulkan seluruh kepala PD di Rumah Jabatan Wali Kota agar ikut berperan aktif menyiapkan kendaraan dan tangki air yang nantinya akan diisi cairan tersebut,” kata Fairid, Jumat, 18 September 2026.
Fairid menjelaskan, keterlibatan PD tidak berarti seluruh perangkat daerah diterjunkan secara langsung untuk melakukan pemadaman. Setiap PD diminta memberikan dukungan sesuai sumber daya yang tersedia dengan mengirimkan personel serta menyiapkan kendaraan dan peralatan pendukung.
“Sebenarnya bukan seluruh PD turun langsung ke lapangan. Namun, masing-masing PD diminta mengirimkan personel serta menyiapkan kendaraan dan peralatan yang dimiliki,” katanya.
Dukungan yang disiapkan antara lain mobil bak terbuka, tandon air, mesin pompa, selang, serta sarana dan prasarana lain yang dapat menunjang kegiatan pembasahan dan penanganan karhutla.
Meski melibatkan berbagai PD, Fairid menegaskan bahwa pelaksanaan operasi di lapangan tetap berada di bawah komando Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Hal tersebut dilakukan agar pengerahan personel dan peralatan dapat berjalan secara terkoordinasi.
Menurut Fairid, penguatan dukungan tersebut juga dilakukan menyusul adanya bantuan cairan pembasah dari Mabes Polri yang dapat dimanfaatkan dalam operasi penanganan karhutla. “Langkah ini dilakukan karena adanya bantuan cairan pembasah dari Mabes Polri yang dapat mendukung proses pemadaman agar lebih efektif dan efisien, khususnya untuk penanganan di wilayah dalam kota,” katanya.
Melalui kolaborasi lintas PD dan koordinasi BPBD, Pemko Palangka Raya berharap upaya pembasahan dapat diperluas sehingga penanganan karhutla, terutama pada kawasan rawan di dalam kota, dapat dilakukan secara lebih optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....