Pemprov Kalteng Dorong Hilirisasi Produk Olahan Ikan

  • 17 Sep 2026 11:12 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelaku usaha serta hilirisasi potensi sumber daya lokal. Salah satunya melalui Pelatihan Pengolahan Ikan yang digelar di Palangka Raya 15 -17 September 2026.

Kegiatan dibuka secara resmi Kepala Disdagperin Provinsi Kalimantan Tengah Norhani, Selasa, 15 September 2026. Pelatihan diikuti 30 peserta dari kelompok ibu-ibu pengajian dan masyarakat yang sebelumnya belum pernah mengikuti pelatihan serupa.

Selama tiga hari, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan mengolah ikan menjadi berbagai produk pangan olahan beku atau frozen food. Produk yang dipraktikkan antara lain nugget, bakso, kaki naga, dan empek-empek.

Kepala Disdagperin Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, mengatakan potensi perikanan di Kalteng perlu didukung kemampuan SDM dalam mengolah bahan baku menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing. Menurutnya, pengolahan ikan dapat memperpanjang masa simpan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

Norhani menambahkan, peningkatan kapasitas SDM pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat lebih produktif dan mandiri. Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dikembangkan menjadi usaha yang menghasilkan pendapatan dan membuka lapangan kerja.

“Dalam mengembangkan produk, peserta juga didorong memahami karakteristik konsumen, menentukan target pasar, menjaga kualitas serta mengikuti perkembangan tren,”ucapnya, Rabu, 16 September 2026. Norhani juga mengingatkan pentingnya memperhatikan kesehatan, kandungan gizi, keamanan pangan, kebersihan produksi dan penggunaan bahan tambahan pangan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri Disdagperin Kalteng, Simon F. Obos, mengatakan pelatihan merupakan bagian dari upaya diversifikasi produk dengan memanfaatkan potensi sumber daya perairan Kalteng, baik sungai maupun laut. Melalui hilirisasi, hasil perikanan diharapkan tidak hanya dijual dalam kondisi segar, tetapi berkembang menjadi produk unggulan bernilai tambah yang mampu memperkuat IKM dan menggerakkan perekonomian daerah. (Disdagperin Kalteng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....