Pemprov Kalteng Tekankan Mahasiswa Perlu Pahami Dinamika Geopolitik Global
- 17 Sep 2026 11:33 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Lisda Arriyana, menekankan pentingnya pemahaman geopolitik global bagi generasi muda, khususnya mahasiswa. Menurutnya, perubahan dunia dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari ekonomi, pendidikan, teknologi, ketahanan pangan dan energi, hingga pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Lisda saat menghadiri kuliah umum bertema “Indonesia dalam Konstelasi Geopolitik Global Pasca Perang Dingin” di Gedung Hasupa UIN Palangka Raya, Kompleks Islamic Centre, Rabu, 16 September 2026. Kegiatan yang digelar Universitas Islam Negeri Palangka Raya tersebut menghadirkan Kepala Bagian Acara Biro Protokol Sekretariat Presiden, Mujaddid Akbar, sebagai narasumber.
Lisda mengatakan, pemahaman geopolitik tidak hanya menjadi urusan diplomat, pemerintah, atau pengambil kebijakan. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa juga perlu memahami bagaimana perubahan dan persaingan global dapat memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat.
Menurutnya, berakhirnya Perang Dingin tidak serta-merta mengakhiri persaingan dan tarik-menarik kepentingan antarnegara. Dunia terus berubah dengan munculnya kekuatan baru, persaingan ekonomi dan teknologi, konflik di berbagai kawasan, serta tantangan global yang semakin kompleks.
Dalam kondisi tersebut, Lisda menyebut Indonesia memiliki posisi strategis karena berada di persilangan dua benua dan dua samudra. Dinamika geopolitik global juga berkaitan dengan Kalimantan Tengah, terutama dalam hal potensi sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, investasi, hilirisasi, ketahanan pangan, dan pengembangan sumber daya manusia,” katanya, Rabu, 16 September 2026.
Kuliah umum tersebut dapat mendorong mahasiswa melihat Indonesia dan dunia dengan perspektif yang lebih luas, kritis, dan objektif. Ia juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai ruang lahirnya pemikiran dan sumber daya manusia yang mampu membaca perubahan zaman dengan tetap berpijak pada kepentingan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.
Sementara itu, Rektor UIN Palangka Raya, Ahmad Dakhoir, mengatakan geopolitik tidak hanya berkaitan dengan peperangan secara langsung, tetapi juga mencakup persaingan ekonomi, politik, pertahanan, teknologi, serta berbagai kepentingan antarnegara. “Saya berharap mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut dengan baik agar memiliki wawasan global yang lebih luas dalam memahami berbagai perkembangan dunia,” ujarnya. (MMC Kalteng)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....