Gubernur Kalteng Turun Padamkan Karhutla

  • 16 Sep 2026 08:30 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, turun langsung membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Cilik Riwut Km 17, Palangka Raya. Aksi tersebut menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengendalikan karhutla agar tidak semakin meluas.

Gubernur bersama tim di lapangan berupaya mengendalikan api yang terus menjalar di kawasan tersebut. Penanganan dilakukan secara bersama dengan melibatkan personel dan perangkat daerah terkait untuk mempercepat proses pemadaman.

Salah seorang pegawai Persemaian PT Andalan Alam Perkasa, Akbar, mengatakan kebakaran mulai terjadi sejak Senin, 14 September 2026. sekitar pukul 22.00 WIB. Api kemudian meluas sekitar 300 meter dari titik awal, sementara luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai puluhan hektare.

Menurut Akbar, asap di sekitar lokasi sebenarnya telah terpantau sejak dua hingga tiga hari sebelumnya. Pihaknya kemudian menyiagakan personel untuk membantu menjaga area persemaian, terutama instalasi kelistrikan yang menunjang keberlangsungan bibit tanaman.

Akbar menyebut enam personel saat ini bersiaga membantu proses pemadaman, sedangkan empat personel lainnya tetap berada di area persemaian. "Penjagaan dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap berjalan sehingga bibit tanaman yang berada di persemaian tidak terdampak," Selasa 15 September 2026.

Pemerintah Provinsi Kalteng memperkuat upaya perlindungan masyarakat dari dampak asap karhutla. Gubernur Agustiar sebelumnya turut membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di kawasan Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng. Pemerintah juga meningkatkan distribusi air bersih dan pembangunan sumur bor di wilayah yang membutuhkan.

Gubernur menegaskan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat, hingga masyarakat. Selain pemadaman api dan pembagian masker, Pemprov Kalteng terus memenuhi kebutuhan dasar warga, termasuk air bersih.

Pembangunan sumur bor disebut telah mencapai ratusan unit dan akan terus ditambah sesuai kebutuhan masyarakat. Turut hadir Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. (MMC Kalteng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....