Puskesmas Tangkiling Siagakan Layanan Oksigen 24 Jam Hadapi Dampak Karhutla
- 16 Sep 2026 09:59 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Puskesmas Tangkiling terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya. Kepala Puskesmas Tangkiling, Syaripudin, mengatakan pihaknya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Syarifudin mengatakan hingga saat ini peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. Meski demikian, ISPA masih menjadi salah satu kasus yang banyak ditangani.
Untuk mengantisipasi gangguan pernapasan akibat kabut asap, Puskesmas Tangkiling juga menyediakan rumah oksigen selama 24 jam yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Layanan oksigen Puskesmas Tangkiling berada di ruang pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, baik warga sekitar maupun masyarakat yang datang berobat. Dalam beberapa hari terakhir, pasien yang berkunjung datang dengan keluhan gangguan pernapasan.
Syarifudin menjelaskan, obat-obatan untuk menangani gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak napas juga telah disiapkan. Obat tersebut antara lain berasal dari distribusi Dinas Kesehatan, disertai obat pendukung lainnya. Selain pelayanan medis, Puskesmas Tangkiling turut membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap dampak kabut asap.
Sosialisasi mengenai pencegahan dampak kabut asap juga dilakukan melalui petugas promosi kesehatan maupun media sosial, termasuk Instagram. Masyarakat, terutama mereka yang memiliki penyakit penyerta, diimbau lebih waspada terhadap kemungkinan munculnya batuk, sesak napas, maupun gangguan kesehatan lainnya.
"Saya berpesan kepada masyarakat untuk dapat mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi asap semakin tebal, menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar, serta menjaga kondisi tubuh dengan mengonsumsi vitamin. Jika mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan akibat paparan asap, masyarakat diimbau segera mendapatkan pertolongan medis dan dapat memanfaatkan layanan oksigen yang tersedia di Puskesmas Tangkiling,” ujarnya, Senin, 14 September 2026.
Sementara itu, pasien Puskesmas Tangkiling, Udan Jaya (75 tahun), mengatakan ia datang ke puskesmas karena sakit kepala dan penglihatan kabur. Menurutnya, sampai saat ini pelayanan fasilitas dasar puskesmas sangat diperlukan masyarakat apalagi di tengah kabut asap yang menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya akibat dampak Karhutla.
"Saya berharap Puskesmas memiliki fasilitas memadai agar pasien daerah pinggiran Kota tidak harus datang ke Rumah Sakit di Palangka Raya saat sakit,” ucapnya.
Udan Jaya berharap Fasilitas Dasar Puskesmas yang ada di pinggiran Kota dapat lebih memadai untuk memberikan pelayanan maksimal bagi kesehatan pasien yang datang untuk memeriksakan tubuhnya yang sakit, sehingga tidak perlu jauh datang ke Rumah Sakit di Palangka Raya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....