Setelah PTM Terbatas, Disdik Palangka Raya Kembali Terapkan PJJ
- 16 Sep 2026 09:48 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) setelah kualitas udara di wilayah setempat kembali memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keputusan tersebut diambil menyusul Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Palangka Raya yang menembus angka 200 dan masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Kondisi ini dinilai berisiko terhadap kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan sebelumnya sekolah masih diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas, karena kualitas udara saat itu masih berada pada kategori tidak sehat. Menurut Jayani, berdasarkan petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pada kondisi udara tidak sehat sekolah masih dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Memang kita menerapkan PTM terbatas, karena pada saat edaran kemarin kami buat kondisi kualitas udara berada di rentang tidak sehat. Menurut juknis dari Kemendikdasmen, dalam kondisi tidak sehat sekolah masih boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka, tetapi harus memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Jayani, Kamis, 10 September 2026.
Namun, kondisi kabut asap karhutla yang semakin pekat menyebabkan kualitas udara di Kota Palangka Raya terus mengalami penurunan. Seiring memburuknya kondisi tersebut, Disdik kembali mengarahkan satuan pendidikan untuk menghentikan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka.
Sesuai surat edaran yang telah diterbitkan Disdik Kota Palangka Raya, pembelajaran jarak jauh diberlakukan ketika kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat. Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan siswa dan tenaga pendidik, hingga kondisi kualitas udara kembali membaik dan memungkinkan PTM dilaksanakan kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....