Luas Lahan Terbakar di Palangka Raya Mencapai Seribu Hektare Lebih
- 16 Sep 2026 09:37 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat tingginya insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama masa penetapan status siaga darurat. Kondisi tersebut menunjukkan karhutla masih menjadi ancaman serius selama musim kemarau di wilayah setempat.
Terhitung sejak 1 Juni hingga 11 September 2026, BPBD Kota Palangka Raya mencatat sebanyak 510 kejadian karhutla yang tersebar di sejumlah wilayah. Dari ratusan kejadian tersebut, total luas hutan dan lahan yang terbakar telah mencapai 1.039,10 hektare.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan penyebaran kejadian karhutla terjadi di seluruh lima kecamatan dengan intensitas yang berbeda. Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah dengan jumlah kejadian paling tinggi dibandingkan kecamatan lainnya.
Heri Fauzi menjelaskan, dari total 510 kejadian, 338 kejadian tercatat di Kecamatan Jekan Raya. Selanjutnya Kecamatan Sebangau sebanyak 106 kejadian, Pahandut 43 kejadian, Bukit Batu 20 kejadian, dan Kecamatan Rakumpit sebanyak tiga kejadian.
Menurut Heri, tingginya akumulasi kejadian karhutla tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. BPBD terus mengimbau warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, karena tindakan tersebut dapat memicu meluasnya kebakaran dan berdampak terhadap lingkungan maupun kesehatan.
"Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan karhutla. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Call Center 112, sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan dan mencegah api meluas," ujarnya.
BPBD Kota Palangka Raya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berperan dalam pencegahan karhutla. Kewaspadaan dan laporan cepat dari masyarakat dinilai penting, terutama di tengah kondisi kemarau yang membuat lahan mudah terbakar dan berpotensi memperbesar ancaman kebakaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....