Gubernur Kalteng Sambut Peserta PKDN SESPIMTI Polri
- 13 Sep 2026 22:44 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyambut peserta Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (SESPIMTI) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-36 Tahun Anggaran 2026 di Istana Isen Mulang. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat pertukaran pengalaman dan perspektif dalam menghadapi berbagai persoalan strategis di daerah.
Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kalimantan Tengah sebagai salah satu tujuan pelaksanaan PKDN. Ia juga menyambut kedatangan seluruh peserta di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, sekaligus berharap kegiatan dapat memberikan wawasan dan pengalaman bagi para peserta.
"Kalimantan Tengah merupakan provinsi terluas di Indonesia dengan luas wilayah lebih dari 153 ribu kilometer persegi. Keragaman suku dan budaya menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis melalui falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat yang menjunjung kebersamaan, kerukunan, gotong royong, serta saling menghormati,” katanya, Jumat, 11 September 2026.
Dijelaskan Agustiar kondisi geografis Kalteng yang terdiri atas satu kota dan 13 kabupaten, dengan keberadaan sungai-sungai besar serta garis pantai sepanjang 750 kilometer, juga menghadirkan tantangan dalam penanganan bencana. Salah satunya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengalami peningkatan signifikan pada Agustus hingga awal September 2026 dan berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah.
Agustiar menyebutkan, berdasarkan data Posko PDB Karhutla Provinsi Kalteng per 10 September 2026, tercatat lebih dari 107 ribu hotspot, 2.819 kejadian Karhutla, serta lebih dari 9.200 hektare luas lahan terbakar yang telah ditangani. Kondisi tersebut diperparah musim kemarau dan ancaman El Nino yang meningkatkan risiko kekeringan dan Karhutla.
Dalam penanganannya, Kalteng didukung sekitar 10.700 personel yang terdiri atas TNI, Polri, BPB-PK, BPBD, Manggala Agni, Damkar, perangkat daerah, relawan, dan unsur lainnya. Dukungan Pemerintah Pusat juga mencakup armada, peralatan, personel, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), patroli udara, serta lima helikopter water bombing, termasuk dukungan peralatan pemadaman dari Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian melalui Kodam XXII/Tambun Bungai.
Gubernur berharap pelaksanaan PKDN tidak hanya menjadi kesempatan bagi peserta untuk mempelajari kondisi dan strategi penanganan Karhutla di Kalteng, tetapi juga memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi melalui pertukaran pengalaman, data, dan perspektif. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar serta memberikan ilmu, wawasan, dan pengalaman yang bermanfaat bagi para peserta. (MMC Kalteng)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....