Warga Pangkalan Bun Minta Tolong Damkar Lepas Anting Macet, Selesai dalam 10 Menit
- 14 Sep 2026 00:14 WIB
- Palangkaraya
Poin Utama
- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat membantu seorang warga melepaskan anting yang sulit dibuka di Mako Damkar Kobar dalam waktu 10 menit.
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memberikan pelayanan penyelamatan nonkebakaran dengan membantu seorang warga melepaskan anting yang sulit dibuka di Mako Damkar Kobar, Rabu, 9 September 2026. Penanganan ini dilakukan oleh Regu I Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana setelah warga tersebut datang langsung meminta bantuan sekitar pukul 12.45 WIB.
Warga tersebut mendatangi kantor damkar karena mengalami kesulitan saat hendak melepaskan stopper atau pengunci anting yang dikenakannya. Petugas kemudian melakukan penanganan secara hati-hati untuk mencegah terjadinya cedera pada warga tersebut hingga akhirnya anting berhasil dilepaskan dalam waktu sekitar 10 menit.
Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah, menyatakan bahwa petugas memberikan bantuan secara teliti mengingat bagian pengunci anting cukup sulit untuk dilepas.
“Petugas memberikan bantuan secara hati-hati karena bagian anting cukup sulit dilepas. Setelah dilakukan penanganan, anting akhirnya berhasil dilepaskan dalam waktu kurang lebih 10 menit,” ujar Fahliansyah.
Fahliansyah menjelaskan, peristiwa tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan penyelamatan nonkebakaran atau rescue yang secara rutin disediakan oleh Damkar Kobar bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat.
“Damkar tidak hanya bertugas menangani kebakaran. Kami juga memberikan pelayanan penyelamatan nonkebakaran atau rescue kepada masyarakat sesuai dengan kemampuan dan kewenangan petugas,” kata Fahliansyah.
Sehubungan dengan kejadian ini, pihak Damkar Kobar mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri ketika menghadapi kendala serupa, seperti benda yang sulit dilepas atau kondisi lain yang berisiko menimbulkan cedera. Masyarakat disarankan untuk segera mendatangi petugas guna memperoleh penanganan yang lebih aman dan profesional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....