Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla

  • 08 Sep 2026 08:14 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional Penanggulangan dan Penanganan Puncak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 secara daring, Senin 7 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Pemkab Barito Utara sebagai langkah memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi peningkatan Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Barito Utara.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menyebut rakor nasional ini menjadi momentum untuk menyamakan langkah antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan, mitigasi, serta penanganan karhutla secara terpadu.

Dalam rakor tersebut, pemerintah daerah juga mendapatkan arahan terkait kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi puncak musim rawan Karhutla.

"Pemkab Barito Utara menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan Karhutla dengan melibatkan seluruh pihak terkait. Sinergi antara pemerintah, aparat, dunia usaha dan masyarakat dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan," ucap bupati.

Melalui koordinasi yang intensif, Pemkab Barito Utara berharap potensi Karhutla dapat diantisipasi sejak dini sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat maupun aktivitas sosial dan ekonomi.

Pemkab Barito Utara juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....