Kapolda Kalteng Terjun ke Lokasi Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut
- 07 Sep 2026 22:10 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, bersama Gubernur Kalteng turun langsung melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyisir area terbakar sepanjang sekitar tiga kilometer. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mempercepat penanganan karhutla yang terjadi di kawasan dengan karakteristik lahan gambut.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengatakan penanganan karhutla di kawasan gambut masih menjadi tantangan bagi petugas karena api tidak hanya terlihat di permukaan, tetapi kerap tersimpan dan menjalar di bawah permukaan tanah. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu serta penanganan yang lebih intensif.
"Untuk meningkatkan efektivitas pemadaman, tim penanganan karhutla mendapat bantuan bahan berbentuk bubuk yang dapat dicampurkan dengan air. Bahan tersebut digunakan untuk membantu proses pembasahan, terutama pada titik-titik yang diduga masih menyimpan bara api di dalam lapisan gambut," ujarnya, Minggu, 6 September 2026.
Mekanisme penggunaannya dilakukan dengan mencampurkan bubuk tersebut ke dalam air, kemudian cairan disuntikkan atau diinjeksikan ke titik yang terindikasi masih terdapat bara. Berdasarkan penerapan di lapangan, metode tersebut dinilai lebih efektif dalam mempercepat proses pemadaman api yang berada di bawah permukaan tanah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan penanganan karhutla di sejumlah titik hingga kini masih terus dilakukan oleh petugas. Dalam penanganan sebelumnya, tim menangani sedikitnya ratusan titik lokasi kebakaran, meski hanya beberapa lokasi yang berhasil dituntaskan sepenuhnya.
Menurutnya, karakteristik tanah gambut memungkinkan api merambat dan bertahan di bawah permukaan meskipun api di bagian atas telah berhasil dipadamkan. Karena itu, petugas harus melakukan pembasahan secara berulang dan memastikan tidak ada lagi bara yang berpotensi memunculkan api baru.
"Sejumlah titik lainnya masih dalam proses penanganan, termasuk kawasan Kecamatan Jekan Raya yang menjadi perhatian petugas. Kondisi lahan gambut yang cukup tebal di wilayah tersebut membuat upaya pemadaman harus dilakukan secara intensif untuk memastikan karhutla benar-benar padam dan tidak kembali meluas," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....