Pemko Palangka Raya Dorong ASN Memiliki Kompetensi Bahasa Indonesia
- 31 Agt 2026 14:58 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satunya melalui penguatan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, saat membuka Pelatihan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi ASN Pemerintah Kota Palangka Raya, di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu, 26 Agustus 2026.
Zaini mengatakan, kemampuan berbahasa Indonesia merupakan bagian penting dari profesionalisme ASN. Penggunaan bahasa yang tepat diperlukan dalam berbagai pelaksanaan tugas, mulai dari penyusunan naskah dinas, dokumen pemerintahan dan formulasi kebijakan hingga komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Sebagai ASN, kita merupakan garda terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Karena itu, penggunaan bahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun merupakan sebuah keharusan dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan berkomunikasi dengan baik juga akan mendukung koordinasi antarperangkat daerah serta memperjelas penyampaian kebijakan kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang efektif, diharapkan pelayanan pemerintahan dapat berjalan lebih mudah, tertib, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Zaini mengajak ASN tetap memiliki rasa bangga terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan sekaligus bahasa resmi negara. Menurutnya, perkembangan istilah dan pola komunikasi baru tetap perlu disikapi secara terbuka, namun penggunaannya harus disesuaikan dengan konteks, terutama dalam komunikasi resmi pemerintahan.
“Saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius dan penuh tanggung jawab. Pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pembuatan surat, laporan, dokumen kedinasan maupun komunikasi publik di lingkungan kerja masing-masing,” katanya.
Lebih lanjut, ia mendorong peserta menjadi agen perubahan dengan membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan kerja lainnya. Dengan demikian, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....