Karhutla di Palangka Raya Terus Meluas, Ditemukan Titik Api Baru
- 30 Agt 2026 13:01 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya masih menjadi perhatian serius. Sejak penetapan Status Siaga Darurat Karhutla pada 1 Juni 2026 hingga 28 Agustus 2026, tercatat sebanyak 378 kejadian kebakaran lahan di wilayah Kota Palangka Raya.
Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi, mengatakan berdasarkan data BPBD Kota Palangka Raya, total luas hutan dan lahan yang terbakar selama periode tersebut mencapai 478,91 hektare. Kondisi ini menunjukkan ancaman karhutla masih terjadi di tengah musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah.
"Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah dengan jumlah kejadian karhutla tertinggi, yakni mencapai 261 kejadian. Selanjutnya Kecamatan Sabangau tercatat sebanyak 75 kejadian dan Kecamatan Pahandut sebanyak 32 kejadian," ujarnya, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Sementara itu, di Kecamatan Bukit Batu terjadi sembilan kejadian kebakaran lahan. Adapun Kecamatan Rakumpit tercatat mengalami satu kejadian karhutla selama periode penetapan Status Siaga Darurat Karhutla tersebut.
Tingginya jumlah kejadian karhutla menjadi perhatian seluruh pihak, terutama karena kondisi cuaca yang masih didominasi musim kemarau. Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran hutan maupun lahan.
BPBD Kota Palangka Raya terus melakukan berbagai upaya penanganan, mulai dari pemantauan titik api hingga pemadaman di lapangan bersama tim gabungan. Peran masyarakat juga dinilai penting dalam memberikan informasi secara cepat apabila menemukan adanya kebakaran.
Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk terus memperhatikan perkembangan kondisi cuaca sebagai langkah peringatan dini. Fenomena berkurangnya hujan maupun rendahnya curah hujan dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla, sehingga pencegahan harus dilakukan bersama agar kebakaran tidak semakin meluas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....