Kabut Asap Pekat, DLH Palangka Raya Bagikan Ribuan Masker

  • 27 Agt 2026 12:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya membagikan 1.000 masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam menghadapi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memengaruhi kualitas udara di Kota Palangka Raya.

Pembagian masker dilaksanakan di sejumlah ruas jalan yakni Jalan RTA Milono dan Jalan Willem AS, Palangka Raya, Rabu, 26 Agustus 2026. Masker diberikan kepada masyarakat, khususnya warga dan pengguna jalan yang melakukan aktivitas di luar ruangan.

Plt, Kepala DLH Kota Palangka Raya, Untung Sutrisno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang terdampak asap karhutla.

“Kami membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat asap karhutla. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” ujarnya.

Menurutnya, paparan asap secara terus-menerus dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki penyakit bawaan.

Untung juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, terutama ketika kondisi udara memburuk. Penggunaan masker dinilai menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan langsung terhadap asap.

Selain upaya penanganan dampak asap, DLH terus mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Penanganan dampak asap membutuhkan kepedulian bersama. Pemerintah terus melakukan upaya sesuai kewenangan, namun pencegahan karhutla juga sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran," ucapnya. (MC Palangka Raya)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....