Karhutla Palangka Raya Capai 352 Kali Penanganan Luas Terdampak 4.304,6 Hektare

  • 26 Agt 2026 22:28 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya terus dilakukan secara intensif. Hingga 25 Agustus 2026, tercatat sebanyak 352 kali penanganan Karhutla dengan total luasan mencapai 4.304,6 hektare yang tersebar di lima kecamatan di wilayah Kota Palangka Raya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan saat ini Tim pemadam kebakaran hingga kini masih berjibaku di lapangan untuk menangani kebakaran di 31 lokasi yang tersebar di sejumlah wilayah. Sebagian titik api telah berhasil ditangani, sementara lokasi lainnya masih dalam proses pendinginan untuk memastikan api tidak kembali muncul.

"Upaya pemadaman dan pendinginan juga dilakukan terhadap kawasan yang hingga sebelumnya belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Tim terus bergerak berdasarkan informasi yang diterima, termasuk laporan langsung dari masyarakat mengenai adanya titik-titik kebakaran di wilayah permukiman maupun kawasan lainnya,” ucapnya, Rabu, 26 Agustus 2026.

Masyarakat diimbau untuk turut berperan dalam penanganan Karhutla dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Kolaborasi antara petugas dan masyarakat dinilai penting, agar setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti sehingga kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Sementara itu Lurah Kereng Bangkirai, Fitriaturrahman, menambahkan di Kelurahan Kereng Bangkirai, pihaknya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan meningkatkan koordinasi bersama ketua RT, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat sekaligus pengawasan di lingkungan wilayah kelurahan guna mencegah terjadinya karhutla.

"Untuk tim Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) tetap disiagakan untuk merespons cepat apabila terjadi kebakaran, khususnya yang mendekati kawasan permukiman. Tim juga rutin melakukan patroli setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB untuk memantau kondisi wilayah serta menerima laporan dari masyarakat maupun pihak terkait,” ujarnya.

Ditegaskan Fitriaturrahman kesiapsiagaan di Kelurahan Kereng Bangkirai diwujudkan melalui kegiatan pemadaman dan pendinginan. Pada Rabu 26 Agustus 2026 sore, tim MPA dan TSAK Kelurahan Kereng Bangkirai melakukan pemadaman serta pendinginan di kawasan Jalan Siti Bakar. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah api kembali menyala dan meluas ke area di sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....