Puskesmas Bukit Hindu Laksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah
- 25 Agt 2026 10:17 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Puskesmas Bukit Hindu melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sebagai upaya memberikan perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Pelaksanaan BIAS tahap pertama pada Agustus 2026 digelar di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al Jihad Palangka Raya, Sabtu, 22 Agustus 2026, dengan sasaran siswa kelas 1 dan bagi siswi kelas 5 SD/MI.
Untuk siswa kelas 1 SD/MI diberikan imunisasi Measles Rubella (MR) sebagai perlindungan terhadap penyakit campak dan rubela. Sementara bagi siswi kelas 5 SD/MI diberikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) dosis pertama sebagai langkah pencegahan dini terhadap kanker leher rahim.
Petugas kesehatan Puskesmas Bukit Hindu, Sri Susanti, berharap seluruh siswa yang menjadi sasaran dapat mengikuti imunisasi sesuai jadwal. Imunisasi MR dinilai penting terutama sebagai salah satu upaya pencegahan di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap kasus campak, sedangkan imunisasi HPV menjadi bagian penting dari perlindungan kesehatan jangka panjang bagi anak perempuan.
Kegiatan BIAS juga dilaksanakan secara serentak oleh seluruh puskesmas di wilayah Kota Palangka Raya sesuai sasaran di masing-masing wilayah kerja. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan pelaksanaan BIAS 2026 terus diperkuat agar cakupan imunisasi anak usia sekolah dapat berjalan optimal.
“Seluruh puskesmas kami minta untuk mengawal pelaksanaan BIAS di wilayah masing-masing. Pastikan koordinasi dengan sekolah berjalan baik dan tidak ada anak yang menjadi sasaran terlewat dari pelayanan imunisasi,” ujarnya.
Menurut Riduan, koordinasi antara puskesmas, sekolah, dan orang tua menjadi bagian penting dalam pelaksanaan BIAS. Pendataan sasaran perlu dilakukan secara tepat, disertai edukasi kepada pihak sekolah dan keluarga mengenai manfaat imunisasi.
Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memastikan pelayanan imunisasi berlangsung aman, tertib, dan sesuai jadwal. Dukungan kepala sekolah, guru, serta orang tua juga diperlukan agar seluruh anak yang menjadi sasaran memperoleh imunisasi.
Riduan menegaskan bahwa BIAS bukan sekadar kegiatan pemberian vaksin di sekolah, melainkan bagian dari upaya perlindungan kesehatan anak secara berkelanjutan. Imunisasi lanjutan diperlukan untuk mempertahankan kekebalan anak terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....