Cegah Karhutla, Pemkab Kobar Siagakan Logistik hingga 18 Puskesmas

  • 19 Agt 2026 10:28 WIB
  •  Palangkaraya
Poin Utama
  • Hadapi ancaman karhutla, Sekda Kobar Rody Iskandar koordinasi dengan Dinkes dan BPBD untuk pastikan kesiapan obat-obatan. Simak selengkapnya.

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Langkah ini difokuskan untuk memastikan kesiapan logistik, stok obat-obatan, serta pelayanan kesehatan bagi petugas lapangan dan warga.

Rapat koordinasi digelar di Posko Karhutla BPBD Kobar pada Selasa, 18 Agustus 2026 yang dipimpin Sekretaris Daerah Rody Iskandar. Agenda strategis ini melibatkan BPBD, Dinas Kesehatan, serta jajaran unsur Satgas Karhutla Kotawaringin Barat.

Sekretaris Daerah Kobar, Rody Iskandar, menegaskan sinergi lintas instansi menjadi kunci utama agar respons darurat berjalan cepat dan terpadu. Pihaknya menginstruksikan seluruh jajaran agar tidak hanya fokus pada pemadaman api, tetapi juga mitigasi dampak kesehatan masyarakat.

“Koordinasi ini penting untuk memastikan seluruh unsur bergerak dengan cepat sesuai tugas masing-masing. Tidak hanya pemadaman, tetapi juga dukungan kesehatan bagi petugas dan masyarakat harus kita pastikan siap, sehingga penanganan karhutla dapat berjalan efektif,” ujar Rody Iskandar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kobar, Hardino, mengonfirmasi telah menyiagakan jaringan 18 Puskesmas di seluruh wilayah kabupaten. Setiap fasilitas kesehatan telah dibekali Tim Gerak Cepat (TGC) terlatih untuk memberikan pertolongan medis darurat di lapangan.

“Kami terus berkoordinasi dengan 18 Puskesmas untuk memastikan kesiapan pelayanan apabila petugas di lapangan maupun masyarakat mengalami gangguan kesehatan akibat aktivitas penanganan karhutla. Di masing-masing Puskesmas sudah tersedia Tim Gerak Cepat atau TGC yang telah mendapatkan pelatihan, sehingga dapat memberikan respons awal secara cepat sesuai kondisi di lapangan,” jelas Hardino.

Hardino menambahkan bahwa pasokan obat-obatan dan logistik medis terus dipantau secara berjenjang demi mengantisipasi lonjakan kasus ISPA. Dinkes Kobar berkomitmen penuh menjaga keselamatan petugas serta kesehatan warga selama masa siaga siaga darurat karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....