Kasus HIV di Palangka Raya Terbanyak, Kadiskes: Sebagian Pasien Luar Kota
- 10 Agt 2026 23:08 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kota Palangka Raya tercatat sebagai daerah dengan kasus HIV tertinggi di Kalimantan Tengah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya menjelaskan bahwa data 60 kasus HIV yang menempatkan ibu kota provinsi tersebut memiliki kasus terbanyak, tidak seluruhnya merupakan warga Kota Palangka Raya.
Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan sebagian pasien yang tercatat dalam data layanan kesehatan di Palangka Raya berasal dari daerah lain. Mereka datang ke Palangka Raya untuk mendapatkan pengobatan maupun mengambil obat secara rutin di sejumlah fasilitas kesehatan.
Menurut Riduan, kondisi tersebut dipengaruhi posisi Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi sekaligus pusat layanan kesehatan rujukan di Kalimantan Tengah. Banyak pasien dari kabupaten lain memilih mendapatkan pelayanan kesehatan di Kota Palangka Raya karena fasilitas dan layanan pengobatan yang tersedia.
Dengan demikian, jumlah kasus HIV yang tercatat melalui fasilitas kesehatan di Palangka Raya tidak serta-merta menggambarkan jumlah penderita yang merupakan warga Kota Palangka Raya. Data tersebut juga mencakup pasien dari luar daerah yang menjalani pengobatan atau mengambil obat di fasilitas kesehatan setempat.
"Pencatatan kasus melalui fasilitas kesehatan tetap menjadi bagian penting dalam upaya penanganan HIV. Data tersebut digunakan sebagai dasar bagi pemerintah untuk memperkuat pelayanan, pemantauan, sekaligus langkah pencegahan agar penularan HIV dapat ditekan," ujarnya, Minggu, 9 Agustus 2026.
Di sisi lain, Dinkes Kota Palangka Raya terus memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Upaya tersebut tidak hanya menyasar individu, tetapi juga melibatkan keluarga, tokoh agama, organisasi masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.
Dinkes berharap keterlibatan berbagai pihak dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai HIV/AIDS, termasuk pentingnya pencegahan, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan secara rutin. Dengan kolaborasi tersebut, penanganan HIV di Kota Palangka Raya diharapkan dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan stigma terhadap orang dengan HIV dapat terus dikurangi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....