Dinsos Kobar Fasilitasi Pemulangan Enam Warga Terlantar ke Jawa Barat
- 04 Agt 2026 02:15 WIB
- Palangkaraya
Poin Utama
- Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Barat memfasilitasi pemulangan enam warga terlantar ke daerah asalnya di Provinsi Jawa Barat pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
- Pemulangan dilakukan melalui jalur laut dengan rute estafet dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai ke Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.
- Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan layanan sosial kepada warga dalam kondisi terlantar dan membantu mereka kembali ke daerah asal.
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kotawaringin Barat memfasilitasi pemulangan enam warga terlantar menuju daerah asalnya di Provinsi Jawa Barat, Sabtu, 1 Agustus 2026. Pemulangan secara estafet melalui jalur laut ini diberangkatkan dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.
Enam warga terlantar tersebut merupakan korban dari berbagai permasalahan sosial di perantauan, mulai dari ditipu janji pekerjaan perkebunan kelapa sawit, tidak diberi upah, sakit gangguan saraf, hingga barang berharganya dibawa kabur sanak keluarga. Karena kehabisan biaya hidup, mereka akhirnya mendatangi kantor Dinsos untuk meminta pertolongan.
Plt Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kobar, Saini, menyampaikan bahwa fasilitasi ini merupakan bentuk komitmen perlindungan sosial pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
"Fasilitasi pemulangan orang terlantar ini merupakan bagian dari tugas pelayanan pemerintah daerah untuk memastikan keselamatan dan perlindungan bagi warga yang tertimpa musibah di perantauan. Kami mengupayakan pelayanan terbaik, mulai dari pendataan, penyediaan penampungan sementara, hingga mengantarkan keberangkatan mereka secara aman," ujar Saini.
Guna memastikan seluruh rombongan tiba dengan selamat, Dinsos Kobar menerjunkan Pekerja Sosial Ahli Muda, Heryudin, untuk mendampingi perjalanan mereka hingga ke Jawa Tengah.
Atas kejadian ini, Pemkab Kobar mengimbau masyarakat luas untuk lebih waspada dan tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan di luar daerah yang tidak memiliki kejelasan legalitas kerja.
"Masyarakat diharapkan memastikan informasi lowongan kerja berasal dari sumber yang terpercaya guna mencegah penipuan dan penelantaran tenaga kerja," ucap Saini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....