Panen 24 Ribu Broiler Perkuat Ketahanan Pangan Kalteng
- 03 Agt 2026 22:12 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berhasil melakukan panen 24 ribu ekor ayam pedaging yang dipelihara menggunakan sistem Closed House atau kandang tertutup. Lokasi pembudidayaan terdapat di Apartemen Ayam UPT Balai Pengujian Mutu Pakan, Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak (BPMPPTHMT), Jalan Tjilik Riwut Km 38, Palangka Raya.
Kegiatan panen tersebut ditinjau langsung oleh Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, bersama Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung hasil penerapan teknologi peternakan modern yang dikembangkan pemerintah daerah.
Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengapresiasi keberhasilan program pengembangan ayam pedaging tersebut. Menurutnya, model usaha peternakan modern ini berpotensi dikembangkan masyarakat, khususnya kalangan muda dan pensiunan aparatur sipil negara, dalam skala yang lebih kecil dengan dukungan pemerintah daerah serta lembaga keuangan.
"Pengembangan usaha peternakan ayam pedaging dapat menjadi salah satu solusi meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus memperkuat ketersediaan pangan bergizi. TP PKK, lanjutnya, siap mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendorong pengembangan usaha peternakan skala rumah tangga guna mewujudkan keluarga yang mandiri, sehat, dan sejahtera,” ujarnya, Minggu, 2 Agustus 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, mengatakan budidaya ayam pedaging dengan sistem Closed House merupakan langkah strategis dalam meningkatkan produksi protein hewani. Selain mendukung ketahanan pangan daerah, sistem tersebut juga memperkuat ketersediaan pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
"Pada periode pemeliharaan kali ini sebanyak 24.000 ekor ayam pedaging berhasil dipanen pada usia 33 hari dengan bobot rata-rata dua kilogram per ekor. Dengan capaian tersebut, total produksi mencapai sekitar 48 ton bobot hidup, yang menunjukkan keberhasilan penerapan manajemen pemeliharaan modern melalui pengaturan suhu, kelembapan, sirkulasi udara, pencahayaan, biosekuriti, pakan berkualitas, serta pemantauan kesehatan ternak secara rutin," ucapnya.
Menurut Rendy, Apartemen Ayam yang dikelola UPT BPMPPTHMT tidak hanya berfungsi sebagai unit produksi, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pelatihan, dan demonstrasi teknologi peternakan modern bagi peternak, pelaku usaha, mahasiswa, dan masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap keberhasilan panen ini dapat menjadi motivasi bagi peternak untuk mengadopsi sistem budidaya yang lebih efisien, produktif, dan berdaya saing sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. (MMC Kalteng)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....