Dinkes Palangka Raya Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat Hadapi Asap

  • 31 Jul 2026 21:39 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dampak kabut asap yang semakin pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan memperkuat langkah antisipasi guna melindungi kesehatan masyarakat. Selain meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan, Dinkes juga mendistribusikan masker secara gratis dengan prioritas bagi kelompok yang paling rentan terdampak pencemaran udara.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan masker telah disalurkan ke seluruh puskesmas sehingga dapat dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak usia sekolah, ibu hamil, lanjut usia (lansia), serta warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, kondisi kualitas udara yang menurun akibat karhutla berpotensi meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara berada pada kategori tidak sehat.

“Jika tidak ada kepentingan yang mendesak, sebaiknya aktivitas di luar rumah dikurangi. Namun apabila harus keluar rumah, gunakan masker dengan benar sebagai perlindungan dari paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan,” katanya, Jumat, 31 Juli 2026.

Dinkes juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap prima. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak minum air putih, beristirahat yang cukup, serta memenuhi kebutuhan vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh selama musim kabut asap.

“Saya minta kepada masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala awal gangguan saluran pernapasan seperti batuk, pilek, iritasi tenggorokan maupun sesak napas. Pemeriksakan diri sedini mungkin agar penanganan medis dapat segera diberikan sebelum kondisi kesehatan memburuk,” katanya.

Disebutkannya, Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyiagakan seluruh jaringan pelayanan kesehatan, termasuk empat puskesmas induk dan 43 puskesmas pembantu (Pustu) yang siap memberikan layanan kepada masyarakat terdampak kabut asap.

Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus penyakit yang berkaitan dengan kabut asap, khususnya ISPA, melalui koordinasi intensif bersama seluruh puskesmas dan berharap pelayanan kesehatan tetap berjalan maksimal dan kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....