Bupati Kapuas Luncurkan Aplikasi Hapakat E-Retribusi

  • 31 Jul 2026 20:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kuala Kapuas – Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, secara resmi membuka kegiatan Perhitungan Potensi dan Proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus meluncurkan (launching) aplikasi Hapakat E-Retribusi Kabupaten Kapuas Tahun 2026. Agenda strategis yang diprakarsai oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kapuas, ini diselenggarakan di Ruang Rapat Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas, Kamis, 30 Juli 2026.

Agenda ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kapuas, Usis I. Sangkai, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias, perwakilan Direktorat Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, selaku narasumber utama, serta Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kuala Kapuas.

Turut hadir pula Kepala Kantor Pertanahan Kapuas, para staf ahli bupati, asisten setda, kepala perangkat daerah, camat, dan Kepala UPT PPRD se-Kabupaten Kapuas. Dalam laporannya, Kepala Bapenda Kapuas Yaya menjelaskan urgensi mendasar dari penyelenggaraan kegiatan ini demi masa depan keuangan daerah.

"Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya pemerintah Kabupaten Kapuas untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi pengelolaan pendapatan asli daerah yang didukung oleh data potensi yang akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, dalam arahannya menegaskan bahwa agenda ini memiliki arti yang sangat strategis bagi keberlanjutan roda pembangunan dan tidak boleh dipandang sebagai acara seremonial belaka.

"Acara yang kita laksanakan hari ini bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan sebuah langkah strategis dan momentum penting dalam upaya kita bersama untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), di mana PAD merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung kemandirian fiskal daerah. Semakin optimal PAD yang kita miliki, maka semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Muhammad Wiyatno mengingatkan agar perhitungan potensi dilakukan secara cermat guna mengidentifikasi sektor pendapatan yang masih bisa dioptimalkan, tanpa harus membebani masyarakat maupun dunia usaha secara berlebihan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Kalteng Yuliansyah Andrias memberikan apresiasi luar biasa atas lompatan digitalisasi yang diraih oleh jajaran Pemkab Kapuas.

"Tentunya kami dari Bank Indonesia mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Kapuas karena pada tahun 2025 yang lalu capaian dari Kabupaten Kapuas untuk program digitalisasi daerah dalam lingkup tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah ini peringkat 35 dari seluruh nasional untuk level Kabupaten," ujar Kepala Perwakilan BI Kalteng.

Lebih lanjut, Yuliansyah Andrias menyoroti bahwa variasi kanal digital yang disediakan Pemkab Kapuas bersama Bank Kalteng sebenarnya sudah sangat lengkap dan memadai, mulai dari layanan QRIS hingga transfer bank.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....