Bupati Kapuas Hadiri Pembukaan dan Bimbingan Teknis KKN STAI Kuala Kapuas

  • 29 Jul 2026 08:48 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kuala Kapuas – Bupati Kapuas, M. Wiyatno, menghadiri kegiatan Pembukaan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXVIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan digelar di Auditorium STAI Kuala Kapuas, Selasa, 28 Juli 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema "Pemberdayaan Desa dan Penguatan Pendidikan Islam Berkelanjutan Berlandaskan Falsafah Huma Betang" sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi, dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sebanyak 139 mahasiswa mengikuti program KKN tahun ini, terdiri dari 53 mahasiswa laki-laki dan 86 mahasiswa perempuan. Seluruh peserta akan melaksanakan pengabdian di 20 desa dan kelurahan di Kabupaten Kapuas, yang tersebar di Kecamatan Kapuas Hilir sebanyak 2 desa, Kecamatan Pulau Petak 7 desa, dan Kecamatan Kapuas Murung 11 desa.

Dalam sambutannya, Ketua STAI Kuala Kapuas, Ushansyah, menyampaikan bahwa sebelum diterjunkan ke lokasi KKN, para mahasiswa terlebih dahulu dibekali melalui kegiatan bimbingan teknis. Pembekalan tersebut meliputi etika bermasyarakat, kepemimpinan, komunikasi, administrasi, penyusunan program kerja, hingga berbagai keterampilan yang dibutuhkan selama melaksanakan pengabdian.

Ia berharap mahasiswa mampu menjadi duta kampus yang menjaga nama baik almamater, memiliki akhlak mulia, disiplin, serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kapuas dalam sambutannya mengapresiasi STAI Kuala Kapuas yang secara konsisten melaksanakan program KKN sebagai implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. "Mahasiswa saat ini dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, integritas, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, KKN merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari kehidupan masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memberikan solusi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....