Pemko Palangka Raya Pastikan Antrean SPBU Bukan Disebabkan Kelangkaan Pertalite

  • 27 Jul 2026 11:32 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya bukan disebabkan kelangkaan maupun pengurangan kuota Pertalite. Pemerintah Kota Palangka Raya telah berkoordinasi dengan Pertamina dan memastikan stok bahan bakar bersubsidi tersebut masih tersedia.

Zaini menjelaskan, antrean yang terjadi dipicu oleh adanya keterlambatan distribusi Pertalite ke sejumlah SPBU. Meski demikian, keterlambatan tersebut hanya bersifat sementara dan tidak memengaruhi kuota Pertalite yang dialokasikan untuk Kota Palangka Raya.

"Meningkatnya permintaan masyarakat terhadap Pertalite juga menjadi penyebab antrean di SPBU. Menurut Zaini, banyak pengguna Pertamax beralih menggunakan Pertalite karena perbedaan harga yang cukup signifikan, sehingga konsumsi BBM bersubsidi meningkat dalam beberapa waktu terakhir," ujarnya, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ia menyebutkan harga Pertalite yang berada di kisaran Rp10.000 per liter jauh lebih murah dibandingkan Pertamax yang mencapai sekitar Rp16.000 per liter. Kondisi tersebut mendorong masyarakat memilih Pertalite sebagai alternatif yang lebih terjangkau.

Zaini menambahkan, Pemerintah Kota Palangka Raya telah meminta Pertamina menjaga kelancaran distribusi agar pasokan Pertalite di seluruh SPBU tetap aman. Berdasarkan penjelasan Pertamina, keterlambatan distribusi hanya bersifat sementara dan tidak berkaitan dengan pengurangan kuota. Karena itu, masyarakat diminta tidak perlu khawatir karena distribusi diperkirakan segera kembali normal sehingga antrean di SPBU dapat berangsur terurai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....