Wabup Kapuas Terima 560 Mahasiswa KKN UNISKA, Dorong Pengabdian Berdampak
- 24 Jul 2026 22:10 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Kuala Kapuas – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, mewakili Pemerintah Kabupaten Kapuas menghadiri sekaligus menerima dan melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari Tahun Akademik 2025/2026, Rabu, 22 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM), Budi Kurniawan, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas, Fery Noah. Hadir pula jajaran pimpinan UNISKA, dosen pembimbing lapangan, unsur Forkopimcam Bataguh, para kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, serta mahasiswa peserta KKN.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan UNISKA kepada Kabupaten Kapuas sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Ia mengatakan, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang bermanfaat bagi pembangunan desa.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, saya mengucapkan selamat datang kepada 560 mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di satu kelurahan dan lima desa di Kecamatan Bataguh. Kehadiran saudara-saudara merupakan suatu kehormatan sekaligus energi baru bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa melalui kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat," katanya.
Menurutnya, KKN tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dodo juga mendorong para mahasiswa agar menjadi agen perubahan dengan menghadirkan program-program sederhana yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Ia menilai penguatan literasi digital, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi desa merupakan bidang yang dapat menjadi fokus pengabdian mahasiswa.
"Kami berharap adik-adik mahasiswa mampu menjadi agen perubahan dengan menghadirkan program yang berdampak nyata, menjawab kebutuhan masyarakat, serta memperkuat kapasitas desa melalui semangat kolaborasi," katanya.
Selain itu, Dodo berpesan agar seluruh peserta KKN senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika dan budaya lokal, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat, serta mengedepankan semangat gotong royong selama menjalankan pengabdian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....