Atasi Stunting, Pemkab Mura Sinergi Gelar Sosialisasi DASHAT dan 1000 HPK

  • 22 Jul 2026 20:44 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Murung Raya — Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3ADALDUKKB) menggelar sosialisasi program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Kegiatan dirangkai dengan edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Desa Penyang, Kecamatan Murung.

Kepala Bidang 3 DP3ADALDUKKB Mura, Sholihatul Amalia, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah nyata dalam mempercepat penurunan angka stunting di wilayah pedesaan melalui pemahaman pola gizi seimbang dan pengasuhan anak yang tepat. "Kegiatan ini intinya adalah salah satu bagian dari tim percepatan penyuluhan stunting Kabupaten Murung Raya melalui DP3ADALDUKKKB," ujarnya, Selasa, 21 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya, DP3ADALDUKKB Mura berkolaborasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Penyang, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Palangka Raya, serta masyarakat setempat yang mendampingi para ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita.

Tak hanya memberikan edukasi, DP3ADALDUKKB Kabupaten Murung Raya juga menyerahkan bantuan secara langsung berupa susu formula, vitamin dan telur kepada para ibu yang hadir. Bantuan ini disalurkan untuk membantu pemenuhan asupan gizi serta protein harian bagi anak dan balita di Desa Penyang.

Sholihatul menambahkan keberadaan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) mendorong masyarakat memanfaatkan bahan pangan lokal yang terjangkau dan kaya gizi untuk diolah menjadi Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang sehat dan berkualitas, dan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Selain itu, melalui DASHAT masyarakat mendapat edukasi tentang pentingnya pemenuhan gizi sejak awal masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun sebagai masa emas (golden age) tumbuh kembang anak.

Ketua KKN Desa Penyang, Mario pindarto, mengatakan berharap pendampingan serta bantuan gizi yang diberikan hari ini dapat berdampak nyata dalam meningkatkan kesadaran ibu-ibu, sehingga generasi mendatang di Desa Penyang tumbuh sehat dan terbebas dari stunting.

"Kami dari mahasiswa KKN UIN Palangka Raya sangat menyambut baik dan bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan ini. Edukasi Dapur sehat atasi stunting atau DASHAT dan 1000 Hari pertama kehidupan (HPK) sangat krusial bagi masyarakat desa," ucapnya.

Sinergi lintas sektor yang melibatkan dinas, pemerintah desa, unsur akademisi mahasiswa KKN, hingga warga ini diharapkan dapat mengoptimalkan edukasi kesehatan dan intervensi gizi langsung di tingkat akar rumput. Melalui sosialisasi dan penyaluran bantuan ini, Desa Penyang berkomitmen menciptakan lingkungan yang tanggap gizi demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting di Kabupaten Murung Raya. (Rian Hidayat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....