Harga Bapok Kobar Terbaru: Bawang Putih Naik 8,89 Persen, Cabai Merah Justru Melandai
- 21 Jul 2026 01:08 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) merilis laporan perkembangan harga barang kebutuhan pokok periode minggu ketiga Juli 2026. Laporan harian yang dihimpun pada 13–17 Juli 2026 tersebut mencatat dinamika pergerakan harga komoditas pangan yang bervariasi di pasaran.
Berdasarkan hasil analisis komparasi harga, sejumlah komoditas utama seperti bawang putih, cabai rawit merah, daging ayam ras, dan beras merek Lembu terdeteksi mengalami kenaikan. Sebaliknya, beberapa bahan pangan lain seperti cabai merah besar,cabai merah keriting, kacang kedelai, hingga telur ayam ras justru menunjukkan tren penurunan.
Lonjakan harga tertinggi pada minggu ketiga ini tercatat pada komoditas bawang putih yang melonjak sebesar 8,89 persen dibanding minggu sebelumnya. Kenaikan disusul oleh cabai rawit merah sebesar 4,29 persen, daging ayam ras sebesar 1,35 persen, serta Beras Lembu yang merangkak naik tipis 0,27 persen.
Di sisi lain, tren penurunan harga berhasil memberikan angin segar pada komoditas telur ayam ras yang melandai sebesar 3,64 persen dan Kacang Kedelai sebesar 2,60 persen. Pasokan kelompok hortikultura juga terkoreksi positif di mana harga cabai merah besar dan cabai merah keriting kompak turun sebesar 1,43 persen.
Secara teknis di lapangan, pergerakan harga kelompok hortikultura tercatat masih mengalami fluktuasi yang cukup dinamis sepanjang pekan. Cabai merah besar dan keriting sukses melandai dari Rp70 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram, sementara bawang putih menguat dari harga Rp45 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.
Adapun pasokan dan harga komoditas lain seperti bawang merah, cabai rawit hijau, serta daging ayam ras terpantau relatif stabil di tingkat pedagang eceran. Pergerakan elastis ini dinilai masih berada dalam koridor aman dan tidak sampai memicu kepanikan belanja (panic buying) di tengah masyarakat.
Plt Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM Kobar, Muhammad Suhendra, menegaskan bahwa pergerakan grafik harga bahan pokok ini masih dalam rentang fluktuasi wajar. Pihaknya bersama tim pengawas pasar terus bersiaga melakukan monitoring berkala demi mengawal keterjangkauan daya beli warga.
"Pemantauan harga kebutuhan pokok kami lakukan setiap hari sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gejolak harga di pasar. Meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas seperti bawang putih dan cabai rawit merah, secara umum ketersediaan barang masih mencukupi dan harga relatif terkendali,” ujarnya, Senin, 20 Juli 2026 kemarin.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan para distributor, pedagang, dan instansi terkait untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga kebutuhan pokok bagi masyarakat," Suhendra, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....