Satpol PP Palangka Raya Intensifkan Pengawasan Sekitar Sungai Kahayan

  • 19 Jul 2026 22:07 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Bagi warga Palangka Raya, kemunculan gosong di bawah Jembatan Kahayan bukanlah fenomena baru. Setiap musim kemarau, hamparan pasir itu selalu dipadati masyarakat yang datang untuk bermain air, bersantai, hingga berenang.

Namun, hampir setiap tahun pula kawasan tersebut menjadi lokasi yang mengkhawatirkan karena beberapa kali memakan korban tenggelam maupun nyaris merenggut nyawa akibat arus Sungai Kahayan yang deras dan kedalaman yang berubah secara tiba-tiba.

Bahaya itu muncul karena permukaan gosong yang tampak dangkal sering membuat pengunjung lengah. Padahal, hanya beberapa meter dari hamparan pasir terdapat alur sungai yang dalam dengan arus cukup kuat. Kondisi tersebut sangat berisiko, terutama bagi anak-anak dan remaja yang bermain tanpa pengawasan warga.

Kondisi itulah yang mendorong pemerintah terus mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap gosong sebagai tempat wisata air yang aman. Edukasi dan patroli rutin dilakukan setiap musim kemarau sebagai upaya mencegah terulangnya kecelakaan maupun korban jiwa di kawasan bawah Jembatan Kahayan.

Fenomena ini kembali mendapat perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya. Satpol PP Kota Palangka Raya bersama Kecamatan Pahandut, Kelurahan Pahandut Seberang, dan Linmas turun langsung melakukan pemantauan, sosialisasi, serta siaran keliling di kawasan bawah Jembatan Kahayan. Tujuannya mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan gosong sebagai lokasi bermain maupun berenang.

Kasat Pol PP Kota Palangka Raya, Berlianto, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan personel untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sejak sehari sebelumnya. Bahkan koordinasi dengan Kecamatan Pahandut juga akan terus diperkuat agar pengawasan semakin maksimal. “Saya sudah minta anggota ke seberang untuk sosialisasi,” ucapnya, Kamis, 16 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Kabid Binmas Satpol PP Kota Palangka Raya lebih dulu memberikan arahan kepada personel sebelum turun ke lapangan. Setelah itu, petugas menyusuri kawasan gosong bersama aparat kecamatan, kelurahan, dan warga setempat untuk menyampaikan imbauan secara langsung.

Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak berenang ataupun bermain di sepanjang area gosong. Meski permukaan pasir tampak aman, arus Sungai Kahayan di sekitarnya tetap deras dan kedalaman air dapat berubah secara tiba-tiba, terutama di sisi-sisi gosong.

Saat peninjauan berlangsung, kondisi kawasan masih relatif sepi karena belum memasuki waktu sore ketika masyarakat biasanya mulai berdatangan menikmati suasana di tepi sungai. Meski demikian, petugas tetap memberikan edukasi kepada sejumlah warga yang berada di sekitar bantaran sungai agar bersama-sama menjaga keselamatan.

Satpol PP berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tidak ada lagi korban yang jatuh akibat mengabaikan peringatan. Pemerintah juga memastikan kegiatan sosialisasi dan pengawasan akan terus dilakukan selama musim kemarau, ketika gosong Sungai Kahayan kembali menjadi magnet bagi warga untuk beraktivitas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....