Palangka Fair Perkuat Promosi dan Daya Saing UMKM
- 20 Jul 2026 08:50 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Palangka Fair 2026 yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 104 pelaku UMKM di area pameran utama dan 210 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan luar arena.
Seluruh stan diisi oleh pelaku usaha lokal yang menampilkan beragam produk unggulan hasil olahan masyarakat. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya dan juga asisten perekonomian dan pembangunan Setda Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengatakan Palangka Fair diselenggarakan untuk memperkenalkan produk UMKM kepada masyarakat yang lebih luas.
Selain menjadi sarana promosi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan transaksi penjualan serta membuka peluang pasar baru bagi pelaku usaha lokal. Menurutnya, pemerintah hanya menyediakan fasilitas pameran, sedangkan seluruh aktivitas perdagangan dijalankan oleh para pelaku UMKM.
"Harapan kami semua produk yang dihasilkan masyarakat Kota Palangka Raya semakin dikenal masyarakat luas dan terjadi transaksi yang mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha," ujarnya, Kamis, 16 Juli 2026.
Samsul Rizal menjelaskan, komitmen pemerintah dalam mendukung UMKM tidak hanya melalui penyelenggaraan pameran. Pada tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp2,5 juta kepada seribu pelaku UMKM.
Tahun 2026, dukungan tersebut diperkuat melalui program Kredit UMKM Keren bekerja sama dengan Bank Kalteng yang memberikan fasilitas pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan. Melalui program tersebut, pelaku UMKM dapat mengakses pembiayaan mulai Rp10 juta hingga Rp20 juta tanpa dikenakan bunga.
Pemerintah menargetkan sedikitnya 200 pelaku UMKM dapat memanfaatkan fasilitas kredit tersebut pada tahun ini. Proses penyaluran tetap mengacu pada ketentuan dan verifikasi dari pihak perbankan agar pembiayaan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Akademisi Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Junaidi, menilai pertumbuhan Kota Palangka Raya yang semakin pesat turut membuka peluang berkembangnya usaha mikro. "Dengan bertambahnya jumlah penduduk dan munculnya kawasan permukiman baru menjadi potensi pasar yang besar bagi pelaku UMKM, sehingga kebijakan pemerintah dalam memberikan dukungan permodalan merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat ekonomi daerah,” ucapnya.
Junaidi juga menekankan bahwa dukungan modal perlu diimbangi dengan pembinaan yang berkelanjutan. Ia berharap pemerintah bersama perguruan tinggi, perbankan, dan lembaga terkait dapat memberikan edukasi mengenai manajemen usaha, pemasaran, hingga penguatan jiwa kewirausahaan, khususnya bagi mahasiswa dan pelaku usaha muda.
Dengan kolaborasi tersebut, UMKM di Kota Palangka Raya diharapkan mampu tumbuh lebih mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing yang semakin kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....