Wabup Kobar Minta SPBU Atur Jadwal Antrean dan Tertibkan Barcode BBM
- 18 Jul 2026 07:14 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Suyanto, menerima audiensi jajaran PT Pertamina Patra Niaga di ruang kerjanya, Rabu, 15 Juli 2026. Pertemuan ini digelar khusus guna membahas solusi atas kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Kobar.
Audiensi tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kobar Muhammad Hasan Basri, Kepala Bidang IKP Diskominfo Arief Siantory, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kalson Sianipar. Sementara dari pihak PT Pertamina Patra Niaga hadir Sales Area Manager Retail Kalteng Donny Prasetya, bersama perwakilan jajaran manajemen fuel dan elpiji wilayah setempat.
Sales Area Manager Retail Kalimantan Tengah, Donny Prasetya, menyampaikan bahwa stok BBM di wilayah Kobar saat ini dipastikan mencukupi hingga 11 hari ke depan. Nilai tersebut merupakan ketahanan stok berjalan, yang berarti pasokan akan terus diperbarui secara dinamis dan berkesinambungan sehingga masyarakat tidak perlu panik.
"Untuk stok BBM di Kotawaringin Barat saat ini dalam kondisi aman dengan ketahanan sekitar sebelas hari ke depan. Kami terus melakukan pemantauan agar distribusi berjalan lancar," ujar Doni.
Selain memastikan pasokan, Pertamina juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi di seluruh SPBU. Salah satu langkah yang akan diperkuat adalah penertiban penggunaan barcode dalam pembelian BBM subsidi.
Menurut Doni, seluruh SPBU diwajibkan menjalankan prosedur operasional standar (SOP) secara konsisten dengan melakukan pemeriksaan barcode serta mencocokkan nomor polisi kendaraan sebelum melayani pengisian.
"Kami akan melakukan penertiban terhadap SPBU agar benar-benar menjalankan SOP, termasuk memastikan barcode dan nomor polisi kendaraan sesuai sebelum penyaluran BBM dilakukan," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kobar, Suyanto, menyampaikan apresiasi atas langkah Pertamina dalam menjaga ketersediaan pasokan. Ia menegaskan Pemkab Kobar bergerak cepat dengan memperkuat pengawasan melalui Satuan Tugas (Satgas) BBM.
Menurut Suyanto, Satgas BBM akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan serta mencegah terjadinya praktik penyalahgunaan maupun antrean yang tidak terkendali.
"Kami akan mengaktifkan Satgas BBM untuk melakukan operasi langsung ke lapangan sehingga penyaluran BBM benar-benar tepat sasaran dan sesuai ketentuan," kata Suyanto.
Wakil Bupati juga meminta pengelola SPBU di Kobar segera menyusun mekanisme atau jadwal pelayanan antrean agar proses pengisian lebih tertib dan tidak menimbulkan penumpukan kendaraan yang mengganggu lalu lintas di sekitar lokasi SPBU.
"Pemerintah daerah berharap setiap SPBU dapat membuat pengaturan jadwal atau mekanisme antrean sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih tertib, nyaman, dan lancar," ucapnya.
Melalui koordinasi yang solid ini, Pemkab Kobar dan Pertamina berkomitmen untuk menjaga kelancaran distribusi energi agar kebutuhan operasional harian masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....