Panen Raya Padi di Bataguh Dukung Ketahanan Pangan Kalimantan tengah
- 11 Jul 2026 09:19 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Kuala Kapuas – Bupati Kapuas, M Wiyatno, mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melaksanakan panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional, sekaligus menegaskan peran strategis Kabupaten Kapuas sebagai salah satu sentra produksi padi terbesar di Kalimantan Tengah.
Panen raya dilakukan bersama jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Forkopimda Kabupaten Kapuas, para kepala perangkat daerah, unsur TNI-Polri, kelompok tani, serta para undangan lainnya. Selain memanen padi bersama petani, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha pertanian.
Dalam laporannya, Bupati M Wiyatno menjelaskan bahwa panen raya tahun ini dilaksanakan secara serentak di empat kecamatan, yakni Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur, dengan total luas panen mencapai 25.799 hektare.
Bupati menjelaskan, karakteristik budidaya padi di masing-masing wilayah juga berbeda. Kecamatan Kapuas Kuala dan Kapuas Timur didominasi padi lokal, sedangkan Kecamatan Bataguh dan Tamban Catur telah banyak mengembangkan varietas padi unggul yang mampu dipanen hingga lima kali dalam kurun waktu dua tahun.
"Alhamdulillah, untuk Bataguh dan Tamban Catur rata-rata menggunakan padi unggul yang saat ini sudah mampu panen lima kali dalam waktu dua tahun. Ini menjadi salah satu keberhasilan petani kita dalam meningkatkan produktivitas pertanian," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Pertanian atas dukungan berbagai bantuan alsintan yang telah diterima Kabupaten Kapuas. Tahun ini, Kabupaten Kapuas memperoleh bantuan sebanyak 57 unit rotavator, 488 unit hand tractor, 95 unit pompa air, serta 213 unit hand sprayer.
"Alhamdulillah hampir seluruh bantuan alat pertanian dari Kementerian sudah tiba di Kabupaten Kapuas, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pengiriman," katanya.
Selain bantuan alsintan, Kabupaten Kapuas juga memperoleh program Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 yang tersebar di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur. Menurut Wiyatno, empat kecamatan tersebut memiliki total lahan baku sawah sekitar 45 ribu hektare, sehingga menjadi kawasan strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan kawasan pertanian produktif, termasuk di Kabupaten Kapuas yang selama ini dikenal sebagai lumbung pangan Kalimantan Tengah.
Penyerahan bantuan alsintan pun diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat proses pengolahan lahan maupun panen, sekaligus menekan biaya produksi petani sehingga hasil pertanian semakin optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....