Warga Flamboyan Bawah diminta Waspada Ablasi
- 04 Jul 2026 15:32 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Kahayan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya ablasi di kawasan Jalan A. Yani.
Peristiwa tersebut menyebabkan dua bangunan di tepi sungai mengalami kerusakan akibat longsornya tanah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Menindaklanjuti adanya laporan masyarakat terkait peristiwa tersebut, tim BPBD Kota Palangka Raya langsung melakukan asesmen dan pendataan di lokasi kejadian.
Analis Kebencanaan BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet, mengatakan hasil pendataan sementara menunjukkan dua bangunan terdampak ablasi. Kawasan tersebut diketahui merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap abrasi bantaran sungai.
“Lokasi ini memang sudah beberapa kali mengalami ablasi. Berdasarkan hasil pemantauan, kali ini terjadi penyusutan tanah sekitar delapan meter dari bibir sungai dengan panjang area terdampak kurang lebih 20 meter,” katanya, Rabu, 1 Juli 2026.
Balap menambahkan, pemerintah telah berulang kali melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi bahaya ablasi, termasuk mengimbau warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi di bantaran sungai.
Selain itu, pemerintah juga telah mengusulkan relokasi bagi masyarakat yang bermukim di kawasan rawan ablasi. Namun, proses tersebut masih memerlukan kesiapan lokasi dan berbagai tahapan perencanaan.
“Relokasi telah diusulkan sebagai salah satu solusi jangka panjang. Sementara itu, masyarakat diharapkan tetap waspada dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi kondisi darurat,” ujarnya.
Menurut Balap, ablasi di bantaran Sungai Kahayan umumnya dipengaruhi oleh perubahan debit air akibat pasang dan surut sungai yang mempercepat proses pengikisan tanah di tepian sungai.
BPBD Kota Palangka Raya juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda awal ablasi, seperti munculnya retakan tanah, getaran, maupun perubahan kondisi di sekitar bantaran sungai, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Hasil asesmen lapangan selanjutnya akan disampaikan kepada pimpinan daerah dan perangkat daerah terkait sebagai bahan pertimbangan dalam penanganan serta penataan kawasan rawan ablasi di Kota Palangka Raya. (MC Palangka Raya)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....