Mengabdi 60 Hari, 132 Mahasiswa KKN Untama Diterima di Arut Utara

  • 02 Jul 2026 01:35 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun – Pemerintah Kecamatan Arut Utara secara resmi menerima kedatangan 132 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Antakusuma (Untama) Pangkalan Bun. Ratusan mahasiswa ini dijadwalkan akan melaksanakan program pengabdian masyarakat selama 60 hari di seluruh desa dan kelurahan di wilayah setempat.

Prosesi serah terima mahasiswa berlangsung khidmat di halaman Kantor Kecamatan Arut Utara, Rabu, 1 Juli 2026. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Rektor II Universitas Antakusuma, Rustam Effendi, kepada Camat Arut Utara, Sapiudin.

"Kepada seluruh mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater, sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang didapat di bangku kuliah untuk memberikan manfaat nyata bagi warga," kata Sapiudin.

Merespons kedatangan delegasi akademis tersebut, Sapiudin menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan Untama yang kembali memilih wilayahnya sebagai lokus KKN. Pihaknya berharap para mahasiswa mampu membangun sinergi kuat dengan pemerintah desa, kelurahan, dan pemuka masyarakat lewat program inovatif yang berdampak positif bagi pembangunan daerah.

"Mahasiswa diharapkan dapat berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, memberikan gagasan kreatif, serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembangunan di desa dan kelurahan," ujar Sapiudin.

Agenda penyambutan ini turut dihadiri oleh jajaran dosen pembimbing lapangan, dosen pendamping, serta tim panitia KKN Untama. Sementara dari unsur Pemerintah Kecamatan Arut Utara, hadir Sekretaris Camat, para kepala seksi, kepala subbagian, staf kecamatan, perwakilan Polsek Arut Utara, hingga seluruh lurah dan kepala desa se-Kecamatan Arut Utara.

Program pengabdian Untama ini dijadwalkan berlangsung mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 132 mahasiswa tersebut dibagi secara proporsional ke seluruh pelosok Arut Utara, dengan menempatkan sekitar 11 hingga 12 mahasiswa di masing-masing desa dan kelurahan untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....