Pemko Palangka Raya Jamin Proses SPMB Berlangsung Transparan

  • 02 Jul 2026 23:33 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Seluruh proses dan tahapan seleksi dalam sistem penerimaan murid baru dipastikan berjalan secara transparan dan akuntabel guna memberikan hak yang sama bagi seluruh calon peserta didik.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua murid, untuk mengubah pola pikir dalam memilih sekolah bagi anak-anak mereka. Menurutnya, masyarakat tidak perlu lagi terpaku pada stigma sekolah favorit karena pada dasarnya semua sekolah saat ini memiliki keunggulan masing-masing.

Zaini mengingatkan agar para orang tua tidak memaksakan kehendak demi gengsi semata. "Sebenarnya, jangan hanya mengedepankan, saya pingin sekolah di sini, begitu ya," ujar Zaini mengingatkan tentang pentingnya bersikap realistis dalam memilih sekolah.

"Jangan memaksakan anak masuk ke sekolah yang diinginkan tanpa mempertimbangkan aspek logistik justru berpotensi menimbulkan masalah baru di kemudian hari," ujarnya, Rabu1 Juli 2026.

Ia memberikan contoh nyata mengenai kendala jarak yang sering kali diabaikan oleh orang tua. Jika jarak rumah ke sekolah terlalu jauh, hal itu dipastikan akan menambah beban akomodasi karena siswa harus diantar jemput, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Oleh karena itu, Zaini sangat menyarankan agar para orang tua mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal. Pilihan ini dinilai jauh lebih praktis dan efisien, sehingga proses belajar-mengajar bagi siswa dapat berjalan dengan lebih mudah dan tenang tanpa kelelahan di jalan.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, menjamin bahwa sistem yang diterapkan saat ini sangat ketat. Ia menegaskan bahwa celah untuk melakukan praktik kecurangan seperti jual-beli kursi atau jalur belakang hampir dipastikan tidak memiliki peluang sama sekali.

Jayani menjelaskan bahwa seluruh proses seleksi kini terintegrasi secara penuh ke dalam sistem penerimaan digital, di mana setiap calon siswa wajib melengkapi berkas sesuai aturan yang berlaku. Segala bentuk kecurangan dapat diantisipasi karena semua jalur pendaftaran, termasuk jalur prestasi, wajib menyertakan bukti fisik yang valid dan diverifikasi secara transparan oleh sistem.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....