Bupati Kapuas Resmikan Fasilitas CT Scan RSUD Kuala Kapuas

  • 30 Jun 2026 19:04 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kuala Kapuas – RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas mencatatkan sejarah baru dalam peningkatan mutu pelayanan medis dengan meresmikan fasilitas operasional Computed Tomography Scan (CT Scan) 64 Slice. Peresmian fasilitas diagnostik canggih ini dilakukan langsung oleh Bupati Kapuas, M. Wiyatno, yang dilaksanakan di area RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Kuala Kapuas, Senin, 29 Juni 2026.

Agenda Grand Opening ini dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kapuas, Arhensa, Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Toshibae Limin, Sekretaris Daerah, Usis I. Sangkai, Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kapuas, Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kapuas, serta jajaran manajemen dan tenaga medis RSUD.

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas, M. Wiyatno, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terealisasinya fasilitas baru ini. Ia menekankan bahwa Kabupaten Kapuas saat ini memiliki hubungan dan sinergitas yang sangat baik dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, yang dibuktikan dengan mengalirnya berbagai bantuan sarana dan prasarana kesehatan strategis ke daerah.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan rencana strategis pembangunan Kabupaten Kapuas ke depan, termasuk rencana pengembangan fisik dan bangunan RSUD Kuala Kapuas secara bertahap, demi memberikan kenyamanan optimal bagi pasien.

Kehadiran alat CT Scan ini diharapkan mampu memangkas angka rujukan pasien ke luar daerah, terutama untuk penanganan darurat seperti stroke dan cedera kepala akibat kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. Dellianae, dalam laporannya menjelaskan nilai penting dari hadirnya teknologi diagnostik terbaru ini bagi penanganan medis di daerah.

"Kehadiran alat CT Scan di RSUD merupakan petunggak penting dalam penyelamatan di jaringan rujukan regional. Selama ini, keterbatasan akses diagnostik radiologi canggih menyebabkan pasien dengan indikasi gawat darurat neurologis, trauma, dan penyakit tidak menular harus dirujuk ke luar daerah. Hal tersebut berdampak pada keterlambatan tata laksana, peningkatan beban biaya, serta risiko keselamatan pasien," katanya.

Untuk itu, dr. Dellianae menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenkes RI serta komitmen dukungan penuh yang diberikan oleh Pemkab Kapuas. Pihak rumah sakit telah melengkapi seluruh kesiapan operasional, mulai dari pemenuhan dokter spesialis radiologi, radiografer, petugas proteksi radiasi bersertifikat, hingga SOP keselamatan pasien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....